Pendidikan Karakter Dinilai Penting Siapkan Generasi Emas Indonesia

  • 21 Agt 2026 20:41 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Pendidikan karakter dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi emas Indonesia menuju 2045. Nilai kebangsaan, kecintaan terhadap Indonesia dan kesadaran sebagai warga negara dinilai perlu ditanamkan secara konsisten sejak lingkungan sekolah hingga keluarga. Hal ini disampaikan oleh Akademisi Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua Barat, Yohana Watofa, Jumat, 21 Agustus 2026.

Ia mengatakan kegiatan dialog kolaborasi bersama RRI Manokwari bertema "Membangun Karakter Indonesia melalui Pendidikan dan Budaya" relevan digelar bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMA YPK Oikumene Manokwari.

Menurut Yohana, kemerdekaan Indonesia tidak lahir secara instan, melainkan melalui perjuangan panjang yang membutuhkan keberanian dan rasa memiliki terhadap bangsa. Karena itu, semangat tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak terkikis oleh perubahan zaman.

“Negara ini bukan datang begitu saja, tetapi ada orang yang berjuang, ada orang yang membela kepentingan banyak orang. Itu dilakukan karena ada karakter bahwa ini negara saya, nation saya, Indonesia harus merdeka,” ujar Yohana.

Ia menilai perkembangan teknologi dan media sosial membawa tantangan baru dalam pembentukan karakter generasi muda. Kemudahan memperoleh berbagai informasi dapat membuat nilai kebangsaan dan identitas nasional semakin mudah terpinggirkan apabila tidak diimbangi pendidikan karakter.

Yohana menegaskan pembentukan karakter bukan hanya menjadi tugas sekolah. Keluarga, perguruan tinggi, masyarakat dan berbagai lingkungan sosial juga memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pembelajaran karakter dapat dipadukan dengan berbagai mata pelajaran, bukan hanya melalui Pendidikan Pancasila maupun pendidikan agama. Pendekatan tersebut dinilai akan membuat nilai moral dan kebangsaan lebih dekat dengan kehidupan siswa.

Ia berharap seluruh pihak terus menjaga semangat pembentukan karakter secara berkelanjutan, sehingga generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memahami identitasnya sebagai bagian dari bangsa Indonesia dan mampu menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....