Merbau hingga Masohi Jadi Prioritas Pembenihan Tanaman Hutan
- 21 Agt 2026 19:18 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Pelestarian jenis tanaman endemik menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan pembenihan tanaman hutan di Papua Barat. Sejumlah jenis pohon lokal terus disiapkan untuk mendukung rehabilitasi kawasan sekaligus menjaga keberadaan sumber daya genetik hutan Papua. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Balai Pembenihan dan Pengembangan Tanaman Hutan Papua Barat, Jeffry C. Angkotta, pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Ia menyebut merbau, masohi dan gaharu termasuk jenis tanaman kehutanan yang terus dikembangkan. Matoa juga menjadi salah satu tanaman yang rutin disediakan karena memiliki nilai dan manfaat bagi masyarakat.
“Kalau dari tanaman kehutanan kami berusaha untuk bisa pemenuhan kepada jenis-jenis endemik. Yang paling banyak saat ini dan selalu kami adakan tiap tahun itu matoa,” kata Jeffry.
Selain menyiapkan jenis tanaman kehutanan, pihaknya juga mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dalam menentukan bibit yang akan dikembangkan. Menurut Jeffry, penyediaan bibit harus diikuti dengan tingkat penyerapan agar tidak berakhir sia-sia.
Ia mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap tanaman buah cukup tinggi. Karena itu, sejumlah jenis seperti kelengkeng, jambu kristal, jeruk manis dan duku turut disediakan sebagai bagian dari upaya menyesuaikan pembenihan dengan kebutuhan di lapangan.
Namun, Jeffry mengingatkan agar tanaman kehutanan tidak ditinggalkan hanya karena hasil ekonominya membutuhkan waktu lebih lama. Keberadaan pohon hutan memiliki fungsi ekologis yang penting untuk keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.
Menurutnya, Papua Barat juga memiliki potensi tanaman lokal yang perlu terus diangkat dan dilestarikan. Beberapa jenis tanaman khas daerah bahkan perlu mendapat perhatian agar tidak kehilangan keberadaannya akibat rendahnya minat penanaman.
Saat ini, dua jenis tanaman kehutanan, yakni masohi dan merbau, telah memiliki sumber benih yang tersertifikasi di Papua Barat. Jeffry berharap upaya tersebut dapat diperluas sehingga semakin banyak tanaman lokal yang terjaga dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....