Dari Asrama SMA Villanova, Tumbuh Semangat Pengabdian Dua Srikandi Paskibraka
- 18 Agt 2026 10:28 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Di balik barisan tegap dan langkah penuh disiplin Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Papua Barat, ada proses panjang yang tidak hanya ditempa melalui latihan fisik. Ada pendidikan karakter, kedisiplinan, kebersamaan, dan nilai cinta tanah air yang tumbuh dari lingkungan sekolah dan asrama.
Semangat itu pula yang dirasakan SMA Villanova Manokwari. Dua siswinya terpilih menjadi bagian dari Paskibraka Papua Barat tahun 2026. Keduanya merupakan siswa yang sehari-hari tidak hanya mengikuti proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga menjalani kehidupan dalam lingkungan asrama.
Bagi Frater Natalis M. Giovanni Namsa, keterpilihan dua siswi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMA Villanova. Namun lebih dari sekadar kebanggaan, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa pendidikan karakter yang dibangun secara konsisten dapat melahirkan generasi muda yang siap mengambil bagian dalam pengabdian kepada bangsa.
“Sebagai seorang pendidik di Manokwari, khususnya di SMA Villanova, saya bangga dengan semangat para peserta didik yang mau mengabdikan diri untuk bangsa dan negara. Hal ini merupakan sesuatu yang terus kita pupuk,” ujar Frater Vani.
Di SMA Villanova, pendidikan tidak berhenti ketika bel sekolah berbunyi. Dengan menerapkan sistem boarding school berpola asrama, pembinaan siswa berlangsung secara terintegrasi antara sekolah dan asrama.
Di sanalah kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan dan kemandirian terus dibentuk. Dua siswi yang terpilih sebagai Paskibraka Papua Barat pun dikenal rajin, baik dalam mengikuti kegiatan belajar maupun menjalani kehidupan di asrama.
Semangat kebangsaan juga terus ditanamkan melalui program Suara Demokrasi. Program ini menjadi ruang bagi para siswa untuk mengenal dan menghidupi nilai-nilai Pancasila, bukan sekadar sebagai materi pembelajaran, tetapi sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Frater Vani menilai, pengalaman menjadi Paskibraka menjadi kesempatan bagi kedua siswi tersebut untuk mengembangkan karakter sekaligus belajar menjadi bagian dari generasi yang bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa.
“Kami mengharapkan agar mereka tetap dapat berkolaborasi dengan semua pihak, teristimewa untuk selalu memupuk rasa cinta tanah air bagi anak-anak siswa-siswi, khususnya mereka yang bersekolah di Papua Barat,” katanya.
Dari lingkungan sekolah dan asrama SMA Villanova, semangat itu terus dirawat. Sebab menjadi Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih, tetapi juga tentang bagaimana nilai persatuan, gotong royong, disiplin dan cinta tanah air dibawa dalam kehidupan setelah upacara berakhir.
Dua srikandi SMA Villanova kini menjadi bagian dari cerita tentang anak-anak Papua Barat yang memilih berdiri untuk Indonesia—dengan langkah tegap, hati yang penuh kebanggaan, dan semangat pengabdian yang terus tumbuh.
Kontributor RRI Manokwari
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....