Langkah Tegap Sophia, Persembahan Kecil untuk Merah Putih

  • 18 Agt 2026 10:21 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Di tengah suasana khidmat upacara penurunan bendera Merah Putih dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Senin 17 Agustus 2026 sore, satu sosok Paskibraka melangkah dengan penuh percaya diri. Langkahnya terukur, tubuhnya tegap, dan senyum tetap terjaga.

Dialah Sophia Hanna Tapilatu Rumaikewi siswi SMA Negeri 1 yang dipercaya menjadi pembawa baki pada upacara penurunan bendera Paskibraka Provinsi Papua Barat.

Bagi Sophia, membawa baki bukan sekadar berjalan menuju tiang bendera. Ada tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh ketenangan, keteguhan dan kepercayaan diri.

Sejak menjalani pemusatan latihan, Sophia terus menempa dirinya. Ia belajar menjaga sikap, memperbaiki setiap kesalahan dan memastikan setiap gerakan dilakukan dengan tepat.

“Kalau jadi pembawa baki itu memang harus berwibawa, harus bisa senyum dan percaya diri. Waktu naik ke podium harus tegak dan bisa menjadi pribadi yang terpilih untuk menjadi pembawa baki,” ujarnya.

Di balik keteguhan langkahnya, tersimpan proses panjang. Sophia mengaku sempat mempersiapkan mental untuk menghadapi rasa gugup. Namun, latihan yang dilakukan secara konsisten membuat rasa itu perlahan hilang.

Ia juga menjadikan doa sebagai bagian penting dari persiapannya. Setiap berada di barak, Sophia memohon agar diberikan fokus dan hikmat dalam mengikuti seluruh rangkaian latihan.

“Selama di barak selalu minta Tuhan kasih kefokusan dan hikmat untuk setiap pelatihan. Saya juga terus mengoreksi apa yang masih kurang dan mendorong diri untuk lebih baik lagi,” katanya.

Bagi seorang pelajar, kesempatan berdiri di tengah upacara kenegaraan merupakan pengalaman yang tidak datang setiap hari. Sophia menyadari dirinya bukan hanya membawa sebuah baki, tetapi juga membawa kepercayaan yang diberikan kepada seorang Paskibraka.

Ketika langkahnya membawa baki menuju tempat pengibaran bendera, setiap gerakan menjadi bagian dari penghormatan kepada Merah Putih dan perjuangan para pahlawan.

Hari itu, Sophia tidak hanya menjalankan tugas sebagai Paskibraka.

Ia sedang menorehkan satu cerita dalam perjalanan hidupnya tentang keberanian, disiplin, doa, dan sebuah kepercayaan yang dijaga dengan sebaik-baiknya.

Dari langkah kecil seorang pelajar Papua Barat, terselip pesan sederhana: bahwa mencintai Indonesia dapat diwujudkan dengan memberikan yang terbaik, dari tugas apa pun yang dipercayakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....