Dewan Adat Doberay Minta Pemerintah Segera Tangani Pengungsi Maybrat
- 15 Agt 2026 14:19 WIB
- Manokwari
RRI. CO. ID, Manokwari - Dewan Adat Wilayah III Doberay meminta pemerintah segera memberikan perhatian terhadap masyarakat yang terdampak konflik dan pengungsian di wilayah Maybrat. Permintaan tersebut disampaikan menyusul informasi mengenai dugaan intimidasi terhadap warga di wilayah Aifat Timur.
Ketua Dewan Adat Wilayah III Doberay, Markus Waran, mengatakan pemerintah provinsi bersama aparat keamanan sebelumnya telah melakukan negosiasi dan menjanjikan perhatian bagi masyarakat yang mengungsi.
Ia meminta janji tersebut segera direalisasikan agar kondisi masyarakat tidak semakin sulit dan konflik tidak meluas.
“Kami berharap pemerintah lebih cepat hadir dan memberikan bantuan kepada pengungsi yang kemarin sudah dijanjikan oleh pemerintah provinsi dan Pangdam,” kata Markus, Jumat, 14 Agustus 2026.
Markus juga mengimbau aparat keamanan, khususnya TNI, untuk mengedepankan pendekatan humanis ketika menjalankan tugas di tengah masyarakat. Menurutnya, pendekatan yang mengutamakan dialog dapat mencegah munculnya ketakutan dan kesalahpahaman.
“Diharapkan TNI juga menahan diri dan melakukan pendekatan yang humanis kepada masyarakat yang ada. Jangan melakukan penembakan secara membabi buta,” ujarnya.
Ia menilai keterlambatan pemerintah dalam menangani masyarakat terdampak dapat membuka ruang bagi munculnya persoalan baru. Karena itu, pemerintah diminta turun langsung ke kampung-kampung dan tempat pengungsian untuk memastikan kondisi warga.
Markus juga mengajak masyarakat memberikan informasi yang benar kepada aparat maupun pemerintah serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.
Ia menegaskan, persoalan keamanan di Papua sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan jalan damai agar masyarakat tidak terus menjadi korban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....