Donor Darah dan Edukasi Kanker Warnai Hari Pengayoman ke-81

  • 13 Agt 2026 20:48 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Kebutuhan darah di Papua Barat yang masih belum sepenuhnya terpenuhi menjadi perhatian dalam rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-81. Kondisi tersebut mendorong jajaran Kementerian Hukum Papua Barat menggelar aksi donor darah dengan melibatkan pegawai dari sejumlah unit kerja di lingkungan Kementerian Hukum.

Aksi bertajuk “Setetes Darah Anda, Harapan bagi Mereka” itu berlangsung di Aula Kanwil Kemenkum Papua Barat, Rabu, 12 Agustus 2026. Pelaksanaannya menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Papua Barat sebagai pihak yang melakukan pemeriksaan sekaligus menangani proses donor.

Antusiasme pegawai terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 60 orang. Setelah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan, sebanyak 35 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya. Darah yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan melalui layanan PMI bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kakanwil Kemenkum Papua Barat, Sahata Marlen Situngkir, mendorong jajarannya menjadikan donor darah sebagai bentuk kepedulian yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pegawai untuk membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan dan membantu sesama dapat dilakukan secara bersamaan," kata Marlen.

Selain aksi kemanusiaan, peringatan Hari Pengayoman tahun ini juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran pegawai terhadap kesehatan diri. Edukasi mengenai tumor dan kanker diberikan kepada jajaran Kemenkum Papua Barat bersama Kanwil Ditjen Imigrasi dan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Papua Barat.

Materi kesehatan disampaikan Reva Sarianis dari Yayasan Binaan Kanker Nusantara. Peserta dibekali pemahaman mengenai sejumlah jenis kanker, faktor yang meningkatkan risiko, hingga langkah yang dapat dilakukan untuk mengenali dan mencegah penyakit tersebut sejak lebih dini.

Edukasi juga menekankan pentingnya perubahan kebiasaan sehari-hari, seperti menjaga pola makan, menerapkan gaya hidup sehat serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat mendorong pegawai lebih peduli terhadap kondisi kesehatan diri sekaligus keluarganya.

Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa peringatan Hari Pengayoman tidak hanya menjadi momentum internal kelembagaan, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang menyentuh aspek kesehatan dan kemanusiaan. PMI Papua Barat berharap aksi donor darah serupa dapat terus digelar oleh instansi pemerintah maupun masyarakat untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah di Papua Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....