IRI Papua Barat Diluncurkan, Dorong Kolaborasi Lintas Iman Lindungi Hutan
- 13 Agt 2026 17:22 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Chapter Interfaith Rainforest Initiative (IRI) Provinsi Papua Barat resmi diluncurkan di Manokwari, dengan mengusung tema “Hutan Suci Masa Depan Bersama: Membangun Kolaborasi Lintas Iman untuk Keadaan Ekologis dan Perlindungan Hutan Papua” pada Kamis 13 Agustus 2026, bertempat di Hotel Aston Niu Manokwari.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Papua Barat, Prof. Charlie Danny Heatubun, mengatakan keterlibatan lintas agama menjadi penting karena perlindungan hutan tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan, tetapi juga menyangkut kehidupan manusia dan nilai-nilai budaya masyarakat adat.
“Hutan ini bukan hanya sumber ekonomi, tetapi juga bagian dari kehidupan dan identitas masyarakat Papua. Karena itu, kita perlu membangun kesadaran bersama melalui pendekatan agama, budaya, ilmu pengetahuan, dan kebijakan pemerintah untuk menjaga hutan sebagai warisan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran IRI Chapter Papua Barat, diharapkan mampu memperkuat jejaring antara tokoh agama, masyarakat adat, pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, perempuan, dan generasi muda.
Charlie menambahkan, kolaborasi tersebut harus diarahkan pada aksi nyata dan agenda bersama yang mendukung Papua Barat sebagai provinsi konservasi serta pembangunan berkelanjutan.
“Yang kita bangun bukan hanya komitmen di atas kertas, tetapi jejaring kolaborasi yang menghasilkan aksi nyata. Dengan kekuatan lintas iman dan seluruh pemangku kepentingan, kita dapat menjaga hutan, memperkuat keadilan ekologis, sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat Papua Barat,” katanya.
Peluncuran IRI Chapter Papua Barat juga diarahkan untuk memperkenalkan visi, misi, dan pendekatan IRI Indonesia, sekaligus menyusun agenda prioritas serta rencana tindak lanjut di daerah.
Selain itu, kegiatan membahas program penguatan kapasitas, termasuk Interfaith Immersion Training, kampanye publik, peningkatan kesadaran lingkungan, serta aksi kolaboratif untuk perlindungan hutan.
Kolaborasi lintas keimanan ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat upaya pembangunan berkelanjutan di Papua Barat, dengan menempatkan kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....