Bakti Sosial HUT RI ke-81 dan HUT Papua Barat ke-27
- 13 Agt 2026 17:06 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari — Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan HUT Provinsi Papua Barat ke-27. Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Suweni tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), dengan Dinas Sosial Papua Barat sebagai koordinator seksi bakti sosial.
Kegiatan juga melibatkan Dinas Kehutanan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup, serta RSUD Provinsi Papua Barat.
Kepala Dinas Sosial Papua Barat, Lasarus Indow, mengatakan bakti sosial menjadi momentum bagi pemerintah untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan kedua pihak.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT RI ke-81 dan HUT Provinsi Papua Barat ke-27. Kita ingin pemerintah hadir lebih dekat dengan masyarakat, sehingga melalui kegiatan seperti ini hubungan antara pemerintah dan rakyat semakin erat,” ujar Lasarus.
Salah satu kegiatan utama berupa pembagian 2.000 bibit tanaman hasil sinergi Dinas Kehutanan dan Dinas Sosial Papua Barat. Sebanyak 1.000 bibit telah disalurkan pada 7 Agustus di Lampung Merah Jibau, sementara 1.000 bibit lainnya disalurkan dalam kegiatan hari ini. Selain itu, pemerintah memberikan bantuan sembako kepada 50 orang penderita stunting dan 50 balita penderita stunting. Penyerahan bantuan tersebut dijadwalkan dilakukan langsung oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan di lokasi kegiatan.
Bakti sosial juga diisi dengan kegiatan pembersihan lingkungan, termasuk kawasan Kantor Gubernur Papua Barat, serta berbagai perlombaan dan pemberian hadiah kepada masyarakat. Lasarus menjelaskan, pemilihan Distrik Suweni sebagai lokasi utama karena kawasan tersebut dinilai strategis dan memiliki potensi untuk dikembangkan.
“Suweni kita pilih karena wilayah ini merupakan salah satu jantung kota, memiliki lahan yang subur dan juga pernah direncanakan sebagai lokasi pembangunan sport center. Namun, kegiatan dan bantuan ini tidak hanya untuk masyarakat Suweni, tetapi terbuka bagi masyarakat dari wilayah lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan bakti sosial tersebut telah menjadi tradisi yang dilaksanakan secara berkelanjutan sejak 2023 hingga 2026. Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....