Bertutur Dinilai Bantu Bentuk Karakter dan Empati Anak

  • 10 Agt 2026 14:39 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Kemampuan membaca pada anak dinilai perlu diikuti dengan kemampuan memahami serta menyampaikan kembali pesan yang diperoleh dari sebuah bacaan. Hal tersebut menjadi salah satu alasan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Manokwari mendorong kegiatan bertutur sebagai bagian dari penguatan budaya literasi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Manokwari, Wiwik Hariawan, S.Sos., pada Senin, 10 Agustus 2026.

Ia mengatakan literasi memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan sekadar kemampuan membaca. Menurutnya, kebiasaan membaca dapat menjadi dasar untuk membentuk pribadi anak yang kritis, santun, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi juga membentuk pribadi yang kritis, santun, dan memiliki empati yang tinggi. Bertutur merupakan bagian penting dari proses literasi,” kata Wiwik.

Ia menjelaskan, kemampuan bertutur memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan imajinasi, keberanian, kemampuan berkomunikasi, sekaligus memahami pesan moral dari cerita yang dibacanya.

Wiwik mengibaratkan membaca sebagai jendela untuk mengenal dunia, sementara bertutur menjadi sarana untuk membagikan pengetahuan tersebut kepada orang lain. Karena itu, kebiasaan sederhana di lingkungan keluarga juga dinilai dapat memberikan dampak terhadap perkembangan literasi anak.

“Kebiasaan sederhana seperti membacakan cerita sebelum tidur dapat menjadi pondasi pembentukan karakter anak,” jelasnya.

Ia mengajak orang tua tidak menyerahkan sepenuhnya pembinaan literasi kepada guru maupun sekolah. Menurutnya, dukungan keluarga dan lingkungan sekitar dibutuhkan agar kebiasaan membaca dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

Wiwik juga memberikan motivasi kepada peserta lomba agar tidak takut tampil dan menyampaikan cerita di hadapan orang lain. Keberanian, ketulusan, serta kemampuan menyampaikan pesan cerita dinilai menjadi bagian penting yang perlu diapresiasi dalam proses pembentukan karakter anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....