Pemkab Bintuni dan Bank Papua Perkuat PAD lewat Sistem Pajak Online
- 03 Agt 2026 15:50 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Bintuni – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni resmi menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan PT Bank Papua untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah melalui sistem online. Penandatanganan yang berlangsung di Gedung Sasana Karya Kantor Bupati Teluk Bintuni, Senin 3 Agustus 2026, menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital tata kelola keuangan daerah.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi layanan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online dan implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) bagi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.
Direktur Utama Bank Papua, Yuliana D. Yembise, mengatakan kerja sama yang dijalin mencakup nota kesepahaman tentang optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah secara online, perjanjian penyediaan layanan perbankan untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah, serta implementasi layanan tax online di Kabupaten Teluk Bintuni.
Menurutnya, penandatanganan tersebut merupakan langkah nyata dalam memperkuat transformasi digital pemerintahan melalui sistem pembayaran pajak dan retribusi yang terintegrasi dengan berbagai layanan perbankan.
"Kami berharap kerja sama ini dapat mempermudah wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya sekaligus meningkatkan efisiensi, transparansi, akurasi data, dan pengawasan terhadap penerimaan pajak serta retribusi daerah,” ujar Yuliana.
Ia menjelaskan, masyarakat nantinya dapat melakukan pembayaran melalui berbagai kanal layanan Bank Papua seperti teller, ATM, EDC, SMS Banking, Mobile Banking, Internet Banking, hingga QRIS. Yuliana menegaskan Bank Papua berkomitmen memberikan manfaat nyata bagi pemerintah daerah maupun masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik dan optimalisasi pendapatan asli daerah.
“Kami memiliki komitmen untuk menghadirkan layanan yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” katanya.
Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank Papua sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian fiskal dan tata kelola pemerintahan yang modern. Menurut Yohanis, optimalisasi pendapatan daerah menjadi faktor penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat di berbagai sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi layanan.
“Kerja sama ini diharapkan menghadirkan tata kelola penerimaan daerah yang lebih modern, cepat, transparan, efektif, dan akuntabel. Masyarakat juga akan semakin mudah memenuhi kewajibannya, sementara pemerintah memperoleh data transaksi yang akurat dan real time,” kata Yohanis.
Bupati juga meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan seluruh perangkat daerah terkait untuk mengawal implementasi kerja sama tersebut secara konsisten dan berkelanjutan.
Selain penandatanganan kerja sama pajak dan retribusi daerah, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan implementasi SP2D Online dan KKPD. Kedua program itu merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) serta menciptakan pengelolaan keuangan yang lebih aman, efisien, transparan, dan akuntabel.
Layanan SP2D Online sendiri memungkinkan proses pencairan dana APBD dilakukan secara langsung melalui integrasi aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dengan sistem perbankan Bank Papua tanpa perlu membawa dokumen fisik ke kantor cabang bank.
Yohanis berharap penerapan SP2D Online dan KKPD dapat meningkatkan profesionalisme pengelolaan APBD sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan daerah.
“Mari jadikan momentum ini sebagai tonggak penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi demi mewujudkan Teluk Bintuni yang SERASI,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....