Peningkatan Produksi Padi Jadi Prioritas Pendampingan BRMP Papua Barat

  • 30 Jul 2026 23:19 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Peningkatan produksi padi di Papua Barat menjadi fokus pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Karena itu, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat terus melakukan pengawalan terhadap program-program pertanian yang dijalankan di wilayah sentra produksi.

Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Papua Barat, Herman Rois Tata, mengatakan saat ini pemerintah memprioritaskan pengembangan tanaman padi di sejumlah wilayah sentra produksi, yakni Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama. Keempat daerah tersebut dinilai memiliki potensi untuk mendukung peningkatan produksi pangan di Papua Barat.

Menurut Herman, BRMP berperan mengawal pelaksanaan program yang berasal dari Kementerian Pertanian agar dapat berjalan sesuai rencana di lapangan. Pendampingan dilakukan mulai dari pembukaan lahan hingga proses penanaman agar tidak mengalami hambatan.

"Target kami adalah luas tambah tanam di masing-masing kabupaten, baik di Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, maupun Teluk Wondama sebagai sentra pengembangan tanaman padi. Harapan kami dengan luas tambah tanam ini produksi padi meningkat, produktivitas terpenuhi, dan kebutuhan masyarakat juga dapat dipenuhi," ucapnya pada Kamis, 30 Juli 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan BRMP Papua Barat, lahan di sejumlah sentra pengembangan padi dinilai layak untuk dibudidayakan. Selain kondisi tanah yang mendukung, ketersediaan sumber air irigasi juga menjadi modal penting dalam pengembangan pertanian padi di wilayah tersebut.

Meski demikian, Herman mengakui masih terdapat tantangan yang harus diselesaikan, terutama terkait status lahan. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kesediaan masyarakat untuk memanfaatkan lahannya sebagai kawasan pertanian sehingga proses pengembangan dapat berjalan tanpa kendala.

Ia menambahkan, pemerintah terus mendorong agar pembukaan lahan baru benar-benar diikuti dengan kegiatan budidaya. Dengan demikian, lahan yang telah disiapkan tidak hanya berhenti pada tahap pembukaan, tetapi mampu menghasilkan produksi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Herman berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat sehingga seluruh program peningkatan produksi padi dapat terlaksana secara optimal. Melalui langkah tersebut, Papua Barat diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah sentra produksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....