Generasi Muda Didorong Jadi Penggerak Penguatan Demokrasi di Papua Barat

  • 30 Jul 2026 23:24 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kualitas demokrasi di Papua Barat. Melalui partisipasi aktif dan penyampaian aspirasi secara bijak, kaum muda diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya kebijakan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Statistisi Ahli Muda Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat, Ika Rusinta Widiyasari, mengatakan sejarah telah menunjukkan bahwa kaum muda, khususnya mahasiswa, memiliki kontribusi besar dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Semangat tersebut dinilai perlu terus dijaga agar generasi muda tetap berperan dalam mengawal arah pembangunan demokrasi.

Menurutnya, partisipasi anak muda saat ini tidak hanya dapat dilakukan melalui aksi demonstrasi, tetapi juga lewat forum diskusi, penyampaian gagasan, hingga pemanfaatan media digital untuk menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab.

"Semangat itu yang sebenarnya harus kita tetap jaga. Kita sebagai generasi muda bagaimana kita juga bisa mempengaruhi kebijakan publik. Bagaimana kita menyuarakan yang seharusnya tidak terjadi atau yang seharusnya sudah mulai melenceng agar kembali on track. Salah satunya bisa disuarakan lewat forum-forum diskusi," ujarnya pada Kamis, 30 Juli 2026.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi informasi telah membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, suara masyarakat di media sosial kini juga kerap menjadi perhatian pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan publik.

Meski demikian, Ika mengingatkan agar setiap kritik maupun aspirasi yang disampaikan tetap berlandaskan data dan dilakukan secara santun. Ia menilai penyampaian pendapat yang konstruktif akan lebih mudah diterima dan menjadi masukan bagi para pengambil kebijakan.

"Mengkritisi tanpa menghakimi. Jadi kita harus bijak menyikapi berita, menyikapi masalah, dan menyampaikan kritik dengan cara yang baik agar pemerintah pun menyambutnya dengan baik," katanya.

Ika berharap kolaborasi antara pemerintah, mahasiswa, organisasi masyarakat, media, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat. Menurutnya, kerja sama semua pihak menjadi kunci agar kualitas demokrasi di Papua Barat dapat terus meningkat pada masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....