Basarnas Tutup Operasi Pencarian Korban Hanyut di Air Terjun Memti
- 24 Jul 2026 19:39 WIB
- Manokwari
RRI. CO. ID, Manokwari - Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di air terjun Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak, resmi dihentikan setelah berlangsung selama tujuh hari. Keputusan tersebut diambil melalui kesepakatan bersama antara keluarga korban dan Tim SAR Gabungan pada Jumat, 24 Juli 2026.
Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari, Reza, mengatakan penghentian operasi dilakukan sesuai prosedur setelah seluruh tahapan pencarian maksimal telah dilaksanakan di lokasi kejadian.
Selama sepekan operasi berlangsung, Tim SAR Gabungan mengerahkan personel serta berbagai unsur pendukung untuk menyisir area Sungai Mimpi dan lokasi-lokasi yang diduga menjadi titik keberadaan korban. Namun hingga hari ketujuh, korban belum berhasil ditemukan.
Reza menjelaskan, setelah operasi SAR ditutup, status penanganan beralih ke tahap pemantauan. Tim SAR tetap akan berkoordinasi dengan keluarga maupun aparat setempat untuk memperoleh informasi apabila ada perkembangan baru.
"Setelah pelaksanaan operasi SAR selama tujuh hari, tepatnya pada Jumat, 24 Juli 2026, berdasarkan hasil kesepakatan pihak keluarga bersama Tim SAR Gabungan, operasi SAR dihentikan dan selanjutnya dilaksanakan pemantauan," ujar Reza.
Ia menegaskan, penghentian operasi bukan berarti mengakhiri perhatian terhadap kasus tersebut. Basarnas tetap siap merespons apabila di kemudian hari muncul petunjuk yang mengarah pada keberadaan korban.
"Apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda pasti keberadaan korban, maka operasi SAR siap kami laksanakan atau dibuka kembali," katanya.
Basarnas Manokwari turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat yang telah bekerja sama selama proses pencarian. Dukungan berbagai pihak dinilai menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....