OJK Dorong Prajurit Kodam XVIII/Kasuarii Waspadai Kejahatan Keuangan Digital
- 23 Jul 2026 20:38 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya mendorong prajurit Kodam XVIII/Kasuari meningkatkan literasi keuangan digital sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan mencegah terjadinya kejahatan di sektor keuangan.
Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi keuangan bertajuk “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas” yang digelar di Aula Makodam XVIII/Kasuari, pada Kamis, 16 Juli 2026.
Kegiatan ini diikuti lebih dari 300 prajurit TNI Kodam XVIII/Kasuari. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala OJK Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya Budi Rahman, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua Kresna Aditya Payokwa, serta perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat Meilinda W.N. Barahima.
Kepala OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya Budi Rahman mengatakan, prajurit TNI memiliki peran penting tidak hanya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara, tetapi juga dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga.
Ia menilai, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik diperlukan agar prajurit dan keluarganya dapat memanfaatkan berbagai layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.
“Kemudahan transaksi digital harus diimbangi dengan kewaspadaan terhadap berbagai risiko, seperti penipuan digital, pinjaman online ilegal, investasi bodong, penyalahgunaan data pribadi, hingga pemalsuan bukti transfer menggunakan teknologi artificial intelligence (AI). Literasi keuangan menjadi bekal penting agar masyarakat mampu memanfaatkan layanan keuangan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab,” ujar Budi Rahman.
Dalam edukasi tersebut, OJK turut memperkenalkan sejumlah kanal pelindungan konsumen yang dapat digunakan masyarakat. Di antaranya Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) untuk melaporkan dugaan penipuan transaksi keuangan, SiPASTI untuk pelaporan aktivitas keuangan ilegal, serta Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK) untuk memperoleh informasi dan menyampaikan pertanyaan maupun pengaduan terkait Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang berizin dan diawasi OJK.
Sementara itu, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru mengapresiasi edukasi literasi keuangan yang diberikan OJK kepada para prajurit.
Menurutnya, kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas negara perlu didukung kondisi ekonomi keluarga yang sehat. Karena itu, prajurit diingatkan agar mampu mengelola penghasilan dengan bijak dan tidak terjebak dalam pola hidup konsumtif.
“Banyak persoalan muncul akibat pengelolaan keuangan yang kurang tepat dan pola hidup konsumtif. Saya mengajak seluruh prajurit Kodam XVIII/Kasuari untuk mengelola penghasilan secara bijak, membiasakan menabung, serta tidak mudah tergiur tawaran investasi yang tidak jelas legalitasnya,” kata Christian.
Melalui kegiatan tersebut, OJK berharap prajurit Kodam XVIII/Kasuari dapat menjadi agen literasi keuangan, baik di lingkungan keluarga, satuan, maupun masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal dan berbagai modus penipuan digital yang semakin berkembang di era teknologi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....