Pencarian Yanto Idorway, Tim SAR Hadapi Medan Berat dan Kabut Tebal
- 23 Jul 2026 18:41 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Operasi pencarian terhadap Yanto Idorway, warga yang dilaporkan terjatuh dan terseret arus deras di Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, masih terus dilakukan Tim SAR Gabungan.
Memasuki hari kelima pencarian, tim di lapangan telah menerapkan berbagai metode untuk menemukan korban. Upaya pencarian turut melibatkan satu ekor anjing pelacak atau K9 dari Polda Papua Barat.
Kepala Basarnas Manokwari, Yefry Sabaruddin saat di hubungi melalui sambungan telepon mengatakan, pencarian tetap dilakukan meskipun tim menghadapi kendala komunikasi akibat keterbatasan sinyal di lokasi. Untuk mendukung koordinasi dan pencarian, tim memanfaatkan perangkat Starlink, termasuk penggunaan drone.
"Tim masih melakukan pencarian meskipun kondisi sinyal di lokasi cukup sulit. Kami menggunakan perangkat Starlink dan fokus utama juga pada penggunaan drone untuk membantu proses pencarian," ujar Yefry.
Yefry menjelaskan, pencarian pada pagi hari diawali dengan prosesi pemenuhan adat yang dilakukan pihak keluarga dan rekan-rekan korban. Setelah itu, tim melanjutkan operasi dengan berbagai metode pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Selain mengerahkan K9, tim di lapangan juga berupaya mengurangi debit air dengan membuat bendungan mini. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu menurunkan arus air sehingga diharapkan dapat memperjelas proses pencarian dan memudahkan tim menemukan korban.
Namun hingga sore hari, belum terdapat tanda-tanda maupun informasi terbaru terkait keberadaan korban. Operasi SAR juga menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi medan yang berat. Area pencarian didominasi bebatuan, termasuk batuan yang licin. Selain itu, sekitar 90 persen jalur pencarian mengharuskan personel menyusuri aliran sungai di kawasan hutan.
Faktor cuaca dan suhu udara di wilayah Pegunungan Arfak turut menjadi tantangan. Suhu di lokasi yang berada di ketinggian cenderung dingin dan berubah-ubah, sehingga menyebabkan personel SAR lebih cepat mengalami kelelahan.
Kondisi semakin sulit dengan kabut tebal yang menutupi lokasi pencarian, sehingga membatasi jarak pandang dan menyulitkan proses pencarian secara langsung.
Tim SAR Gabungan hingga kini masih terus berupaya melakukan pencarian, dengan mengoptimalkan seluruh metode dan peralatan yang tersedia, sembari mempertimbangkan kondisi keselamatan personel di tengah medan dan cuaca yang cukup ekstrem.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....