Kopi Toleransi Jadi Momentum Papua Barat Kembali Perkuat Kerukunan Umat Beragama

  • 21 Jul 2026 20:23 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mendorong penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama, sebagai fondasi penting dalam menjaga kedamaian serta mendukung pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Kopi Toleransi bertajuk “Merajut Harmoni dalam Toleransi” yang berlangsung di Aula Universitas Papua (Unipa) Manokwari pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Gubernur mengatakan, Papua Barat pernah menjadi daerah dengan tingkat toleransi dan kerukunan umat beragama terbaik di Indonesia. Pada 2021, Papua Barat meraih Piala Harmoni Award dari Menteri Agama Republik Indonesia sebagai provinsi terbaik dalam menjaga toleransi dan kerukunan.

Namun, berdasarkan penilaian terakhir, posisi Papua Barat mengalami penurunan hingga berada di peringkat keenam. Kondisi tersebut dinilai menjadi tanggung jawab bersama untuk kembali meningkatkan kualitas toleransi dan kerukunan di daerah.

“Kita di tahun 2021 mendapatkan Piala Harmoni Award dari Menteri Agama Republik Indonesia. Kita nomor satu di Indonesia dalam hal menjaga toleransi dan kerukunan. Karena itu, semangat Kopi Toleransi ini harus membawa kita kembali ke posisi yang terhormat di Republik Indonesia,” ujar Dominggus.

Menurutnya, keberagaman agama dan keyakinan di Papua Barat merupakan kekuatan yang harus terus dirawat. Perbedaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan, tetapi harus menjadi ruang untuk saling menghargai, belajar, dan memperkuat wawasan kebangsaan.

Selaim itu Gubernur menambahkan jika Pemerintah Provinsi Papua Barat, juga menunjukkan komitmen dalam menjaga kerukunan melalui dukungan terhadap berbagai organisasi dan lembaga keagamaan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan maupun bantuan terhadap sarana dan prasarana keagamaan dari berbagai denominasi.

Gubernur menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Bantuan diberikan secara bertahap dan berkesinambungan, baik untuk kegiatan fisik maupun nonfisik.

“Pemerintah Provinsi Papua Barat akan senantiasa mendukung penuh setiap instansi yang membangun kerukunan antarumat beragama, karena kedamaian adalah syarat utama bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua. Semangat toleransi ini harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Dominggus berharap, melalui kegiatan Kopi Toleransi, seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga suasana damai di Papua Barat.

Ia juga mengajak seluruh tokoh agama dan masyarakat untuk bersama-sama mengembalikan Papua Barat sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh dalam hal toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....