Pemprov Pabar Gelar Apel Bersama di Susweni untuk Tingkatkan Pendapatan Warga
- 13 Jul 2026 16:06 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar apel gabungan yang dirangkaikan dengan gerakan belanja hasil pertanian lokal, sebagai upaya meningkatkan pendapatan petani, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat pada Jumat, 3 Juli 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Papua Barat, untuk membeli durian serta berbagai komoditas pertanian lainnya, seperti ubi-ubian, petatas, kasbi, sayur-mayur, hingga pinang yang dijual masyarakat.
Selain meningkatkan daya beli terhadap produk lokal, pemerintah juga menyiapkan jalur distribusi agar hasil panen petani dapat dipasarkan lebih luas. Distribusi tersebut menjangkau wilayah selatan, barat, hingga timur Manokwari, mulai dari Anggori, Pasir Putih, Arowi, hingga kawasan pusat kota, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh lebih banyak petani dan pedagang.
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan usai memimpin apel gabungan mengatakan, bahwa program tersebut, merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui pembelian langsung hasil pertanian lokal.
Aajakan tersebut, berawal dari aspirasi masyarakat yang ditemuinya beberapa hari sebelumnya, saat dirinya melintas di kawasan tersebut. Warga berharap agar para ASN ikut membeli dagangan mereka, mulai dari durian, buah-buahan, sayur-mayur, hingga hasil kebun lainnya.
"Hari ini kami memerintahkan seluruh ASN Pemerintah Provinsi Papua Barat melaksanakan apel di Susweni. Setelah apel selesai, mereka langsung berbelanja, terutama durian, tetapi juga membeli kasbi, petatas, sayur-mayur, pinang, dan berbagai hasil pertanian lainnya," ujarnya.
Menurut Gubernur, gerakan membeli produk lokal tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu, tetapi akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga perputaran ekonomi daerah, meningkatkan pendapatan petani, serta memperluas pemasaran hasil pertanian Papua Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....