IKG di Papua Barat Menurun, Partisipasi Kerja Perempuan Masih Jadi Tantangan
- 08 Jul 2026 14:42 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Upaya mewujudkan kesetaraan gender di Papua Barat menunjukkan perkembangan positif. Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian, terutama dalam meningkatkan partisipasi perempuan di sektor ketenagakerjaan.
Statistisi Ahli Muda BPS Provinsi Papua Barat, Citra Rizky Handayani, mengatakan berdasarkan data Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tahun 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik pada Mei 2026, kondisi ketimpangan gender di Papua Barat mengalami perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, nilai IKG Papua Barat memang masih berada di atas angka 50, namun tren penurunannya menunjukkan adanya perkembangan ke arah yang lebih baik. Semakin kecil nilai indeks tersebut atau semakin mendekati nol, maka semakin rendah tingkat ketimpangan gender yang terjadi.
"Nilai indeks ketimpangan gender memang masih cukup tinggi, tetapi jika dibandingkan tahun 2024 trennya semakin membaik. Semakin kecil atau semakin mendekati nol, artinya ketimpangan gendernya semakin membaik," ujar Citra saat diwawancarai RRI Manokwari, Rabu, 8 Juli 2026.
Ia menjelaskan, Indeks Ketimpangan Gender dibentuk dari tiga dimensi utama, yakni kesehatan reproduksi, pemberdayaan, dan pasar tenaga kerja. Dari ketiga dimensi tersebut, sektor ketenagakerjaan masih menjadi perhatian karena tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan masih terpaut cukup jauh dibandingkan laki-laki.
Data BPS mencatat tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan di Papua Barat berada pada angka 57,73 persen, sedangkan laki-laki mencapai 80,03 persen. Kesenjangan tersebut menunjukkan masih terbatasnya akses dan peluang perempuan untuk berpartisipasi di dunia kerja.
Citra berharap berbagai pihak dapat memanfaatkan data statistik gender sebagai dasar penyusunan program yang mampu memperluas kesempatan perempuan dalam pendidikan, pekerjaan, maupun pemberdayaan ekonomi sehingga kesenjangan gender di Papua Barat dapat terus ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....