Pesparani Papua Barat Satukan Kontingen Kaimana dan Fakfak di Bintuni

  • 04 Jul 2026 18:39 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni – Semangat persaudaraan dan sukacita mewarnai kedatangan kontingen Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Fakfak di Teluk Bintuni, untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Tingkat Provinsi Papua Barat. Kehadiran ratusan peserta dari dua daerah itu disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni Sabtu, 4 Juli 2026, sebagai wujud komitmen memperkuat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama.

Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, mengatakan Pesparani tidak sekadar menjadi ajang kompetisi paduan suara, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan memuliakan Tuhan melalui pujian. Ia mengaku bangga Teluk Bintuni sebagai tuan rumah ajang lomba bergengsi tingkat Greja ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen. Kami bangga dapat menyambut saudara-saudara dari Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Fakfak di Tanah Sisar Matiti. Semoga seluruh peserta merasa nyaman dan merasakan kehangatan persaudaraan yang menjadi kekuatan kita bersama,” ujarnya.

Menurut Joko, tujuan utama seluruh peserta mengikuti Pesparani bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga membangun kebersamaan dan memperkuat iman.

“Saya percaya kita datang ke sini bukan hanya untuk berlomba, tetapi untuk bersukacita bersama, mempererat persaudaraan, dan memuliakan nama Tuhan. Soal juara adalah bagian dari proses, tetapi kebersamaan dan iman adalah yang paling utama,” Katanya.

Ia berharap seluruh rangkaian Pesparani Tingkat Provinsi Papua Barat berlangsung aman, lancar, dan penuh sukacita. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana menunjukkan bahwa Papua Barat merupakan daerah yang menjunjung tinggi persatuan, kerukunan, dan toleransi antarumat beragama.

Kontingen Kabupaten Kaimana yang berjumlah 248 peserta turut didampingi Staf Ahli Pemerintahan Blasius Kilmas, Sekretaris BPKAD Theodorus Kirwa, serta Ketua LP3KD RM. Stanislaus Jenambur, O.Carm. Sementara Kabupaten Fakfak mengirimkan 130 peserta yang dipimpin Wakil Kontingen Silvester Sia.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Kaimana, Blasius Kilmas mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rombongan tiba di Teluk Bintuni dalam keadaan sehat setelah menempuh perjalanan laut selama beberapa hari.

“Kami bersyukur kepada Tuhan karena perjalanan yang cukup panjang dapat kami lalui dengan baik. Kehadiran kami di Teluk Bintuni bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan, tetapi untuk memuliakan Tuhan melalui nyanyian dan membangun persaudaraan dengan seluruh umat di Papua Barat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap perlombaan dengan hati yang tulus serta menjunjung tinggi semangat pelayanan.

“Yang terutama adalah memuliakan Tuhan. Soal juara akan ditentukan melalui proses penilaian, tetapi semangat pelayanan dan persaudaraan harus menjadi yang utama,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kontingen Kabupaten Fakfak, Silvester Sia, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan panitia atas sambutan yang diberikan kepada seluruh peserta. Menurutnya, Pesparani merupakan wadah mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkuat nilai toleransi yang telah menjadi identitas masyarakat Papua Barat.

“Melalui Pesparani ini kita tidak hanya mengejar prestasi, tetapi mempererat persaudaraan. Papua Barat dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama. Nilai inilah yang harus terus kita jaga dan wariskan,” ujarnya.

Kehadiran kontingen dari Kaimana dan Fakfak semakin menambah semarak pelaksanaan Pesparani Tingkat Provinsi Papua Barat di Teluk Bintuni, sekaligus meneguhkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam memuliakan Tuhan melalui lagu-lagu gerejani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....