Kontingen Teluk Bintuni Siap Berlaga di Pesparani Papua Barat 2026

  • 04 Jul 2026 18:38 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni- Sebanyak 230 kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Kabupaten Teluk Bintuni resmi dilepas untuk mengikuti Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Papua Barat yang akan berlangsung pada 6–10 Juli 2026 di Bintuni. Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, di Gedung Sasana Karya, Kantor Bupati SP 3, Distrik Manimeri, Sabtu 4 Juli 2026 pagi.

Ketua Kontingen Pesparani Kabupaten Teluk Bintuni, Nurdiana Lingara, melaporkan bahwa seluruh kontingen akan mengikuti 13 kategori lomba dengan rincian sebagai berikut:

  1. Paduan Suara Anak: 31 peserta
  2. Paduan Suara Gregorian Remaja: 30 peserta
  3. Paduan Suara Orang Muda Katolik: 31 peserta
  4. Paduan Suara Dewasa Wanita: 28 peserta
  5. Paduan Suara Dewasa Pria: 30 peserta
  6. Paduan Suara Dewasa Campuran: 31 peserta
  7. Mazmur Anak: 1 peserta
  8. Mazmur Remaja: 1 peserta
  9. Mazmur Orang Muda Katolik: 1 peserta
  10. Mazmur Dewasa: 1 peserta
  11. Cerdas Cermat Rohani Anak (CCA): 3 peserta
  12. Cerdas Cermat Rohani Remaja (CCR): 3 peserta
  13. Bertutur Kitab Suci: 1 peserta.

Selain para peserta lomba, kontingen juga didukung oleh official, pelatih, pendamping, tim kesehatan, serta panitia pendukung. Nurdiana mengatakan, seluruh peserta telah menjalani proses pembinaan dan latihan secara terprogram sesuai bidang lomba masing-masing.

"Tidak hanya fokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pada pembinaan mental, kedisiplinan, kebersamaan, serta penguatan iman agar seluruh peserta mampu menampilkan kemampuan terbaiknya," ujar Nurdiana.

Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengingatkan seluruh peserta agar tidak hanya berorientasi pada kemenangan. Menurutnya, sebagai tuan rumah penyelenggara Pesparani tingkat Provinsi Papua Barat, masyarakat Teluk Bintuni juga memiliki tanggung jawab untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh tamu dari kabupaten lain.

"Yang penting adalah menjadi tuan rumah yang baik, sambut setiap tamu dengan senyum, sapa mereka dengan ramah, bantu ketika mereka membutuhkan, dan tunjukkan bahwa masyarakat Teluk Bintuni adalah masyarakat yang terbuka, santun, dan penuh persaudaraan," ujar Bupati. Ia berharap seluruh tamu yang datang membawa kesan positif tentang Teluk Bintuni ketika kembali ke daerah masing-masing.

"Saya percaya ketika kita menjadi tuan rumah yang baik, kita sedang memperkenalkan jati diri kita yang sesungguhnya," kata Bupati.

Di kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanes Asmorom, mengatakan Pesparani bukan sekadar ajang perlombaan seni suara gerejani, melainkan wadah pembinaan iman serta pengembangan bakat umat Katolik.

Menurut Yohanes, untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Pesparani Tingkat Provinsi Papua Barat, LP3KD Kabupaten Teluk Bintuni telah melaksanakan berbagai tahapan persiapan, mulai dari seleksi dan penetapan peserta pada setiap kategori lomba, pembentukan tim dan official, pelatihan intensif, pembinaan mental, spiritual, dan karakter peserta, hingga koordinasi dengan Pemerintah Daerah serta Kementerian Agama.

Ia berharap seluruh persiapan yang telah dilakukan dapat membuahkan hasil terbaik sekaligus menyukseskan Teluk Bintuni sebagai tuan rumah Pesparani Tingkat Provinsi Papua Barat 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....