BGN Papua Barat Evaluasi Dapur MBG, Infrastruktur yang Tak Sesuai Standar
- 03 Jul 2026 09:21 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari — Badan Gizi Nasional (BGN) Papua Barat terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang telah berjalan selama enam bulan pada 2026. Evaluasi dilakukan dengan memeriksa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia makanan guna memastikan sarana dan prasarana memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Pemeriksaan difokuskan pada kondisi bangunan, fasilitas dapur, hingga kelengkapan infrastruktur pendukung, termasuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Langkah ini dilakukan untuk menjamin kualitas layanan dan keamanan pangan bagi para penerima manfaat program.
Kepala Bagian Provinsi Papua Barat BGN, Erika Vionita Warinusa mengatakan, sejumlah dapur sempat dihentikan operasionalnya karena belum memiliki IPAL yang memenuhi standar. Namun, seluruh dapur di Papua Barat kini telah melengkapi fasilitas tersebut.
"Kendala kemarin itu infrastruktur saja karena beberapa dapur belum memiliki IPAL yang memenuhi standar. Tapi per bulan April kemarin semua dapur di Papua Barat sudah memiliki IPAL yang sesuai dengan standar," ujarnya
Erika menjelaskan, dapur yang belum memenuhi standar langsung disuspensi sementara hingga dilakukan pembenahan oleh mitra pengelola. Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, dapur kembali diizinkan beroperasi.
Selain aspek infrastruktur, BGN Papua Barat juga meminta seluruh mitra pengelola dapur terus meningkatkan fasilitas dan menjaga kualitas bangunan maupun makanan sesuai standar yang telah ditetapkan. Evaluasi akan dilakukan secara berkala melalui koordinasi bersama para mitra agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Papua Barat berjalan optimal dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....