Mahasiswa KKN PPM UGM Manokwari Menari II siap mengabdi kepada Masyarakat
- 02 Jul 2026 06:55 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Universitas Gajah mada Jogyakarta menurunkan 8174 Mahasiswa ke-32 provinsi di seluruh wilayah Indonesia dalam melaksanakan Kuliah kerja nyata –KKN – program pengabdian kepada masyarakat –PPM
Khusus di Manokwari Papua Barat, sebanyak 28 Mahasiswa yang ditempatkan dengan Fokus sasaran di tiga lokasi yaitu di Kampung Bakaro ada di dua titik yakni di Kampung Bakaro Kompleks Pemanggilan Ikan, serta di Kompleks Abasi (Sauabas) dan Pulau di Mansinam.
Penyebaran Mahasiswa KKN dari 28 orang tersebut di Kampung Bakaro pemanggilan ikan sepuluh orang , di Kompleks Abasi (Sauabas) ada Sembilan (9) orang dan Di Pulau Mansinam juga ada Sembilan (9) orang Zhafran Mahasiswa Fakultas Sekolah Vokasi berasal dari jurusan pembangunan Ekonomi Kewilayahan selaku Koordinator KKN UGM Periode II di Manokwari menjelaskan kepada RRI diusai melaksanakan Proyeksi awal yakni perkenalan dan Sosialisasi program yang akan dilaksanakan selama kegiatan KKN di Ketiga lokasi tersebut, terlebih khusus di kampung Bakaro.
Maksud dan tujuan para mahasiswa akan menjalankan program pengabdian kepada masyarakat selama dua bulan, terhitung 19 juni sampai 19 agustus 2026 mendatang, dimana dari ketiga lokasi penempatan tersebut merupakan kawasan pesisir dengan kekayaan sumberdaya alam serta budaya yang khas yang berpotensi untuk dapat dikembangkan agar bernilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan nilai tambah sehingga memberikan dampak Positif bagi peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan terhadap masyarakat.
"Tujuan KKN ini adalah Untuk mendorong pengembangan sumberdaya alam terutama di tiga lokasi di pariwisata dimanokwari ini, sehingga ketiga lokasi wisata di pesisir ini dapat terkelola dengan baik serta kedepan agar ekonomi kerakyatan di ketiga lokasi ini dapat lebih meningkat dan maju sehingga pendapatan masyarakat kedepan akan lebih baik lagi". Kata Zhafran
Dalam menjalankan Program KKN dan Program Pengabdian kepada Masyarakat –PPM khusus di kampung bakaro lebih terfokus pada pendekatan kepada anak-anak, serta pengusaha-pengusaha local, sementara dimansinam lebih difokuskan pada promosi tentang pariwisata sementara di abasi lebih berfokus pada revitalisasi sarana prasarana Lokasi wisata termasuk penataan lampu jalan serta program yang mendukung kebutuhan dasar lainnya seperti pendidikan, kesehatan, pembinaan ekonomi masyarakat ,pertanian dan kehutanan termasuk pengelolaan lingkungan di sekitar Lokasi wisata.

"Kami akan melaksanakan kegiatan yang berfokus kebutuhan dasar masyarakat setempat khususnya dilokasi wisata ketiga tempat tersebut agar kedepan lokasi wisata yang ada lebih dapat terkelola dengan baik, sehingga diharapkan dukungan dari masyarakat, sehingga program yang dilaksanakan dapat terselesai dengan baik dan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat " Ucapnya.
Sesuai dengan penjadwalan program KKN-PPM ini, berlangsung 50 hari, tetapi ditargetkan dapat terselesaikan 30 hari, jika di dukung oleh masyarakat. Tetapi apabila terdapat dinamika dalam pelaksanaan program maka akan disesuaikan.
Untuk kerjasama dengan Pemerintah daerah, dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi terutama dengan instansi terkait.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....