Berjumlah 30 orang Anggota TPN OPM dan keluarganya kembali ke NKRI

  • 30 Jun 2026 20:50 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Kembalinya 9 Anggota TPN OPM dari kompi I Batalion OFIR dan Batalion SAIR KODAP IV Sorong Raya, Kepangkuan NKRI di sambut Kodam XVIII Kasuari dalam suatu Upacara Ikrar Setia Kepada NKRI di Lapangan Makodam XVIII Kasuari berlangsung Kamis 24 Juni 2026.

Pangkoghabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto bertindak sebagai Pembina Upacara , dan Upacara diawali dengan Pelepasan atribut lama. berupa pernak Pernik ikat kepala, gelang dan tas Noken anyaman yang bermotif bendera bintang kejora, digantikan dengan memakaikan kemeja batik yang dilakukan secara bergantian oleh para pimpinan daerah selanjutnya pembacaan Ikrar NKRI oleh para anggota TPN OPM dilanjutkan dengan memegang dan mencium bendera Merah Putih Lambang NKRI.

Pangkoghabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto dalam sambutannya mengatakan kembalinya 9 anggota TPN OPM bersama keluarga mereka kepangkuan NKRI, adalah melalui upaya pendekatan secara humanis yang lakukan oleh seluruh komponen pemerintah , mulai dari satgas TNI, Polri, dan pemerintah Daerah yang melakukan upaya menyadarkan mereka agar dapat kembali ke pangkuan ibu pertiwi NKRI.

Dan akhirnya hal itu dapat di tindak lanjuti dalam upacara pengembalian 9 anggota tersebut bersama keluarga hingga jumlah mereka 30 orang itu dan pada prinsipnya pemerintah menerima dengan tangan terbuka.

“Pada Prinsipnya kami menerima saudara-saudara dengan tangan terbuka, kami juga berharap akan lebih banyak lagi anggota dari saudara-saudara yang boleh mengikuti jejak saudara-saudara untuk kembali menyerahkan diri secara sukarela dan kembali ke NKRI untuk membangun daerah dan bangsa secara bersama-sama” Kata Letjen TNI Lucky Avianto.

Dikesempatan itu Letjen TNI Lucky Avianto juga berpesan kepada mereka untuk dapat melaksanakan ikrar yang sudah dibacakan serta bersama membangun papua barat selain itu juga disampaikan pemerintah tetap masih menunggu yang lain untuk kembali ke NKRI secara sukarela.

Diharapkan upaya-upaya pendekatan humanis dapat terus dilakukan dan menyelesaikan persoalan tanpa pertumpahan darah. Juga disampaikan dalam operasi ditemukan 6 pucuk senjata jenis campuran sebagai saksi kembalinya 9 anggota TPN OPM bersama keluarga ke NKRI.

Sementara itu dalam conferensi pers gubernur Papua Barat menyatakan dengan kembalinya ke 30 orang ke pangkuan NKRI, maka tugas pemerintah kedepan pemerintah kedepan adalah memperhatikan kebutuhan dasar yang mereka butuhkan.

"Dengan kembalinya saudara-saudara tugas kami pemerintah adalah memperhatikan kebutuhan dasar yang di butuhkan, seperti pendidikan, kesehatan, dan perumahan disamping itu pemerintah daerah harus juga memberikan perhatian, Selain itu diharapkan agar penyampaian aspirasi harus disampaikan secara baik tanpa kekerasan" Ucap Gubernur Dominggus Mandacan.

Dikatakan Tanggung jawab ini merupakan tanggung jawab bersama pemerintah di daerah maupun pemerintah pusat, termasuk TNI polri dalam menjamin kebutuhan yang mereka perlukan seperti kesehatan, pendidikan dan Infrastuktur,termasuk pekerjaan yang sesuai dengan skill yang mereka miliki.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....