Gagal Tampil di Pesparawi XIV, Semangat Kontingen Kepri Tuai Apresiasi Kemenag RI

  • 30 Jun 2026 17:55 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Kegagalan kontingen Kepulauan Riau (Kepri) mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Manokwari tidak mengurangi penghargaan dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI. Semangat para peserta yang tetap bernyanyi memuji Tuhan meski tertahan di bandara dinilai menjadi cerminan dedikasi yang luar biasa.

Direktur Urusan Agama Kristen Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, Luksen Jems Mayor, mengatakan pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta Kepri yang telah mempersiapkan diri selama berbulan-bulan untuk mengikuti ajang nasional tersebut.

"Mereka telah mendedikasikan waktu dan tenaga, bukan hanya untuk berlatih, tetapi untuk memuji Tuhan. Karena itu kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada mereka," kata Luksen, Senin, 29 Juni 2026.

Menurutnya, Direktorat Bimas Kristen belum mengambil kesimpulan terkait penyebab batalnya keberangkatan kontingen Kepri. Pihaknya masih akan memanggil Pembimas Kristen dan pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) guna melakukan evaluasi menyeluruh.

Ia mengungkapkan, informasi awal menunjukkan kendala utama berasal dari keterbatasan anggaran yang diperparah persoalan koordinasi internal, termasuk pengaturan jadwal penerbangan. Kondisi tersebut menyebabkan para peserta tidak dapat tiba di Manokwari sesuai jadwal perlombaan.

Meski demikian, Luksen mengaku tersentuh saat mengetahui para peserta tetap menampilkan pujian di bandara ketika nomor undian mereka dipanggil di arena Pesparawi.

"Ketika nomor undian mereka dipanggil di sini, mereka justru tampil di bandara. Itu sangat mengharukan bagi kami. Pengorbanan seperti itu tidak dapat dinilai dengan materi," ujarnya.

Peristiwa tersebut, lanjutnya, menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak, mulai dari Direktorat Bimas Kristen, panitia pelaksana, LPPD hingga pemerintah daerah agar persoalan serupa tidak kembali terjadi pada penyelenggaraan Pesparawi mendatang.

Sebagai bentuk penghargaan, Luksen memastikan akan mengunjungi Kepulauan Riau untuk bertemu langsung dengan para peserta. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kontingen yang belum dapat mengikuti Pesparawi akibat kendala yang terjadi.

"Kami akan datang ke Kepri untuk memberikan apresiasi kepada mereka. Atas nama Direktorat Bimas Kristen, kami juga menyampaikan permohonan maaf. Ini menjadi catatan penting agar koordinasi dan dukungan terhadap kontingen daerah dapat lebih baik di masa mendatang," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....