Peringati Harganas ke-33, Pemprov Papua Barat: Ketangguhan Keluarga Jadi Kunci

  • 30 Jun 2026 18:41 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Pemerintah Provinsi Papua Barat menegaskan bahwa ketangguhan keluarga menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan global sekaligus mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Papua Barat, Syors Alberth O. Marani, saat membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Keluarga BKKBN Republik Indonesia, pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 senin 29 Juni 2026.

Syors mengatakan, Harganas bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum bagi seluruh keluarga Indonesia untuk melakukan refleksi terhadap peran keluarga sebagai tempat yang aman, kuat, dan mampu melahirkan generasi berkualitas.

"Hari ini adalah momentum refleksi nasional, sebuah jeda kultural untuk kita semua menengok kembali ke dalam rumah kita masing-masing. Memeriksa kembali pilar-pilar penyangga domestik kita dan bertanya pada diri kita sendiri, sudahkah keluarga kita menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh, dan siap melahirkan generasi-generasi pemenang," ujar Syors.

Menurutnya, perkembangan zaman yang ditandai dengan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) menghadirkan tantangan yang semakin kompleks bagi keluarga. Ancaman tidak lagi terbatas pada persoalan ekonomi, tetapi juga disrupsi teknologi digital, perubahan nilai sosial, hingga ancaman siber yang dapat memengaruhi kehidupan keluarga.

Ia menegaskan, keluarga yang rapuh akan sulit menghadapi derasnya perubahan zaman. Karena itu, membangun ketahanan keluarga merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda.

"Ketangguhan keluarga bukanlah sebuah pilihan alternatif yang bisa kita tunda-tunda. Ketangguhan keluarga adalah sebuah keharusan mutlak, sebuah urgensi nasional yang tidak boleh ditawar lagi. Jika kita ingin bangsa ini tetap berdiri tegak di tengah badai perubahan global, maka itu harus kita lakukan," tegasnya.

Syors juga menyoroti pentingnya memanfaatkan bonus demografi yang saat ini tengah dinikmati Indonesia. Menurutnya, dominasi penduduk usia produktif menjadi peluang besar untuk mendorong kemajuan bangsa, namun juga dapat berubah menjadi ancaman apabila tidak diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia mengingatkan bahwa bonus demografi hanya terjadi sekali dalam sejarah sebuah bangsa. Oleh sebab itu, keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, berdaya saing, dan memiliki kemampuan menghadapi tantangan masa depan.

Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap peringatan Harganas menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan, sehingga mampu melahirkan generasi unggul yang akan membawa Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....