Hangatnya Sambutan Manokwari Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Peserta Kontingen
- 30 Jun 2026 06:09 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Bagi para peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV, Manokwari bukan sekadar kota tempat berlomba. Selama hampir sepekan mengikuti rangkaian kegiatan, keramahan masyarakat, suasana persaudaraan, serta keindahan alam Papua Barat menjadi pengalaman yang membekas di hati, termasuk bagi kontingen asal Sumatera Utara. Pesparawi Nasional XIV sendiri digelar di Manokwari, Papua Barat, pada 18–28 Juni 2026 dan diikuti kontingen dari 38 provinsi di Indonesia.
Saat di wawancarai RRI pada penutupan Pesparawi Nasional XIV, Minggu 28 Juni 2026, salah seorang anggota kontingen Sumatera Utara, Heni Silalahi mengaku sejak tiba di Manokwari, mereka merasakan sambutan hangat dari masyarakat dan panitia. Keramahan yang ditunjukkan membuat seluruh peserta merasa seperti berada di rumah sendiri, meski datang dari daerah yang jauh.
"Kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Bukan hanya pengalaman bernyanyi yang kami bawa pulang, tetapi juga kenangan tentang keramahan masyarakat Papua Barat. Kami merasa diterima sebagai saudara. Semoga suatu saat nanti kami bisa kembali lagi ke Manokwari," ujarnya.
Selain mengikuti perlombaan, para peserta juga memanfaatkan waktu untuk menikmati suasana Kota Manokwari, mencicipi kuliner khas papua yaitu Papeda yang di dampingi ikan kuah kuningnya, serta berinteraksi dengan kontingen dari berbagai provinsi. Momen tersebut mempererat persaudaraan dan memperkaya pengalaman budaya antardaerah.
Bagi Heni, Pesparawi Nasional XIV di Manokwari ini, menjadi bukti bahwa musik gerejawi mampu menjadi jembatan pemersatu bangsa. Harmoni yang tercipta di atas panggung, juga tercermin dalam kebersamaan yang terjalin selama berada di Tanah Papua Barat, meninggalkan kenangan yang akan terus dikenang setelah kembali ke daerah masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....