Perjalanan Berat Tak Halangi Papua Tengah Persembahkan Penampilan Terbaik
- 29 Jun 2026 00:08 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Kontingen Papua Tengah tetap menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan Pesparawi Nasional XIV dengan tampil pada berbagai kategori lomba, meski sempat menghadapi kendala transportasi yang memengaruhi kehadiran sejumlah peserta.
Ketua LPPD Papua Tengah, Nopi Tabuni, mengatakan kontingennya mengikuti 12 kategori lomba dengan masa persiapan yang bervariasi, mulai dari enam bulan hingga satu tahun. Peserta berasal dari Kabupaten Nabire, Mimika, dan Puncak.
"Papua Tengah mengikuti 12 kategori. Persiapannya ada yang enam bulan dan ada yang satu tahun. Peserta berasal dari Nabire, Mimika, dan Puncak," ujarnya pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Pada kategori Musik Gerejawi Nusantara (MGN), tim yang tampil merupakan perwakilan dari Kabupaten Puncak. Namun, akibat kendala penerbangan, tim hanya dapat membawakan lagu pilihan terikat, sedangkan lagu wajib tidak dapat ditampilkan.
Nopi mengungkapkan persoalan transportasi menjadi tantangan besar bagi kontingennya. Bahkan, beberapa peserta sempat merasa kecewa karena perubahan jadwal penerbangan membuat mereka tidak dapat mengikuti seluruh tahapan lomba sesuai rencana.
"Anak-anak sempat menangis karena kecewa. Kendala yang kami alami murni persoalan penerbangan, sehingga hari ini mereka hanya dapat tampil membawakan lagu pilihan terikat," katanya.
Menurutnya, lagu yang dibawakan mengandung pesan tentang kasih Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia. Melalui pujian tersebut, peserta mengajak seluruh ciptaan untuk memuliakan dan meninggikan nama Tuhan.
Meski demikian, ia menegaskan kontingen Papua Tengah tetap bersyukur dapat tampil dan menyerahkan hasil penilaian sepenuhnya kepada dewan juri.
"Setiap tim tentu ingin meraih hasil terbaik, tetapi keputusan sepenuhnya ada di tangan dewan juri. Bagi kami yang terpenting peserta sudah memberikan penampilan terbaik," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia Pesparawi Nasional XIV serta pemerintah daerah yang telah mendukung keberangkatan kontingen. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah serta Pemerintah Kabupaten Nabire, Mimika, dan Puncak atas dukungan pembiayaan peserta.
Nopi menambahkan perjalanan kontingen menuju Manokwari bukan hal yang mudah. Peserta dari Kabupaten Puncak harus menempuh tiga kali penerbangan melalui Timika dan Nabire sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan kapal menuju Manokwari.
"Perjalanan kami cukup panjang dan penuh tantangan. Namun, kami bersyukur atas pertolongan Tuhan sehingga peserta akhirnya dapat hadir dan mempersembahkan pujian terbaik di ajang Pesparawi Nasional XIV," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....