Kontingen Morowali Utara Tiba di Manokwari, Siap Persembahkan Pujian Terbaik

  • 26 Jun 2026 16:31 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Kontingen Kabupaten Morowali Utara yang mewakili Provinsi Sulawesi Tengah pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 tiba dengan selamat di Manokwari, Papua Barat, Rabu 24 Juni 2026. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat dan panitia penyelenggara melalui prosesi penyambutan adat di Bandara Rendani Manokwari.

Kontingen Morowali Utara akan mengikuti dua kategori lomba, yakni Paduan Suara Pria (PSP) dan Paduan Suara Wanita (PSW). Perjalanan panjang dimulai dari Kolonodale pada 22 Juni 2026 menuju Makassar, sebelum melanjutkan penerbangan bersama kontingen Sulawesi Tengah lainnya menuju Manokwari.

Setelah tiba, seluruh kontingen Sulawesi Tengah diarahkan menuju lokasi pemondokan di Balai Latihan Koperasi dan UMKM Papua Barat yang menjadi pusat akomodasi selama pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV. Di tempat tersebut, peserta mengikuti ibadah syukur sebagai ungkapan terima kasih atas penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan menuju Tanah Papua.

Kontingen Morowali Utara dipimpin oleh Sekretaris Kontingen, Krispen Masu, bersama Wakapolres Morowali Utara, Kompol Charles B.N. Karimar, yang juga merupakan putra asli Papua.

Sekretaris Kontingen Morowali Utara, Krispen Masu, mengatakan keikutsertaan kontingen dalam Pesparawi Nasional bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi sarana pelayanan dan mempererat persaudaraan antarumat Kristen dari berbagai daerah di Indonesia.

"Puji Tuhan, seluruh peserta tiba dengan selamat di Manokwari setelah menempuh perjalanan panjang dari Morowali Utara. Kehadiran kami di Pesparawi Nasional bukan sekadar mengikuti perlombaan, tetapi membawa semangat pelayanan, persaudaraan, dan pujian bagi kemuliaan Tuhan. Kami mohon dukungan doa seluruh masyarakat Sulawesi Tengah agar kontingen Morowali Utara dapat memberikan yang terbaik," ujarnya.

Sementara itu, Kompol Charles B.N. Karimar mengaku bangga dapat mendampingi kontingen Sulawesi Tengah yang datang ke Tanah Papua untuk mengikuti ajang nasional tersebut.

"Sebagai putra Papua, saya merasa terhormat dapat menyambut dan mendampingi saudara-saudara dari Sulawesi Tengah yang datang membawa misi pujian dan pelayanan. Semoga momentum Pesparawi ini semakin mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan bangsa, dan menghadirkan damai sejahtera bagi seluruh peserta," kata Charles.

Dukungan terhadap kontingen Sulawesi Tengah juga diberikan melalui program "Mama Asuh" yang dijalankan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Papua Barat, Sarce M. Meidodga, dipercaya menjadi Mama Asuh bagi seluruh kontingen Sulawesi Tengah dengan memberikan pendampingan serta memastikan kebutuhan akomodasi dan konsumsi peserta terpenuhi selama berada di Manokwari.

Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Sulawesi Tengah, Diah Agustiningsih, menyampaikan rasa syukur atas keselamatan seluruh peserta yang telah tiba di Kota Injil Manokwari. Ia juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan Pemerintah Provinsi Papua Barat kepada seluruh kontingen.

"Kita bersyukur Bapak-Ibu bisa tiba dengan selamat di Kota Injil. Semua karena kebaikan Tuhan. Saya percaya Tuhan yang menyertai perjalanan kita semua hingga tiba di tempat ini," ujar Diah saat memberikan arahan kepada peserta.

Ia mengingatkan seluruh peserta, pelatih, musisi, dan ofisial untuk menjaga kesehatan dan kekompakan menjelang perlombaan. Menurutnya, kondisi fisik yang prima dan semangat kebersamaan menjadi modal penting untuk memberikan penampilan terbaik.

Diah juga mengajak seluruh peserta memaknai kehadiran di Tanah Papua sebagai bagian dari panggilan pelayanan. Menurutnya, Pesparawi bukan sekadar kompetisi paduan suara gerejawi, tetapi juga momentum mempererat persekutuan umat Kristen serta mendoakan Papua agar senantiasa diberkati dan dilawat Tuhan.

Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 yang dipusatkan di Manokwari diikuti oleh kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia. Kegiatan ini menjadi ajang tertinggi pembinaan seni musik gerejawi nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan gereja melalui puji-pujian, memperkuat persatuan bangsa, serta mempererat persekutuan umat Kristen di Indonesia.

Dengan tibanya seluruh peserta dalam keadaan sehat dan penuh semangat, kontingen Morowali Utara kini memasuki tahap akhir persiapan menjelang perlombaan dan optimistis dapat mempersembahkan pujian terbaik sekaligus mengharumkan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....