UMKM Kalimantan Timur Kenalkan Produk Khas Dayak di Pameran Pesparawi Nasional
- 24 Jun 2026 19:35 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari — Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi bagian dari rangkaian Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari menghadirkan beragam produk unggulan dari berbagai provinsi di Indonesia.
Salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah stan Kalimantan Timur yang menampilkan berbagai produk khas suku Dayak.
Beragam produk tradisional dipamerkan, mulai dari madu asli Kalimantan, minyak urut Dayak, lulur kecantikan berbahan alami, hingga kerajinan tangan berupa manik-manik, tas rotan, topi, kipas, dan pakaian adat Dayak.
Penjaga stan Kalimantan Timur, Mapela Sandri, mengatakan seluruh produk yang dipamerkan merupakan hasil karya dan olahan khas masyarakat Kalimantan yang masih mempertahankan nilai-nilai tradisional.
"Ada madu asli Kalimantan, ada minyak urut Dayak, lulur khas Dayak untuk kecantikan yang terbuat dari padi muda, rempah-rempah, lemon, dan bunga tanjung. Selain itu ada juga manik-manik, topi, kipas, baju Dayak, sampai tas rotan khas Kalimantan," ujarnya.
Menurutnya, produk-produk tersebut mendapat perhatian cukup besar dari pengunjung karena memiliki keunikan tersendiri dan mencerminkan kekayaan budaya Kalimantan.
Mapela menjelaskan, madu yang dipasarkan terdiri dari dua jenis, yakni madu kuning dan madu hitam. Keduanya memiliki manfaat yang berbeda dan menjadi salah satu produk yang paling diminati selama pameran berlangsung.
"Kalau madu hitam biasanya banyak dicari untuk kesehatan, sedangkan madu kuning lebih untuk menjaga stamina. Selain itu minyak urut Dayak juga banyak dicari untuk mengatasi pegal dan kelelahan," katanya.
Selain produk kesehatan dan kecantikan, kerajinan khas Dayak juga menjadi daya tarik tersendiri. Harga produk yang ditawarkan bervariasi, mulai dari ratusan ribu rupiah hingga lebih tinggi tergantung kelengkapan aksesorinya.
Salah satu produk yang paling banyak menarik perhatian pengunjung adalah, topi adat Dayak yang dihiasi bulu burung ruai, yang menjadi ciri khas budaya masyarakat Dayak Kalimantan.
Pameran UMKM Pesparawi Nasional XIV tidak hanya menjadi sarana promosi produk unggulan daerah, tetapi juga membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal dari berbagai provinsi. Melalui kegiatan ini, para peserta dan pengunjung dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya, serta produk ekonomi kreatif dari seluruh Nusantara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....