UNICEF Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Imunisasi dan Posyandu di Papua

  • 23 Jun 2026 16:58 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Tanah Papua, Aminuddin M. Ramdan, menegaskan pentingnya penguatan komitmen bersama dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan anak melalui gerakan “Ayo ke Posyandu” serta penguatan imunisasi di Papua Barat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan peluncuran gerakan tersebut yang juga dirangkaikan dengan pemberian anugerah terkait capaian imunisasi.

Ia menilai, langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Tim Penggerak PKK, kader Posyandu, serta seluruh tenaga kesehatan menunjukkan komitmen kuat dari hulu hingga hilir dalam memastikan layanan dasar kesehatan menjangkau masyarakat hingga tingkat kampung.

Aminuddin memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang telah terbangun, mulai dari pimpinan daerah hingga kader di Posyandu dan Puskesmas. Menurutnya, tanpa kerja bersama yang solid, berbagai capaian positif dalam pelayanan kesehatan anak tidak akan dapat terwujud secara optimal.

Dalam pemaparannya, ia juga menyoroti masih tingginya beban penyakit menular di Indonesia, termasuk tuberkulosis (TBC), difteri, dan campak yang masih berada pada peringkat atas secara global. Namun demikian, ia menegaskan bahwa penyakit-penyakit tersebut sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi yang lengkap dan tepat waktu.

Ia turut menyoroti kasus kanker serviks yang masih menjadi ancaman serius bagi perempuan Indonesia, dengan angka kematian yang signifikan setiap jam. Selain itu, diare dan pneumonia disebut masih menjadi penyebab utama kematian pada anak dan balita di Indonesia, yang sebagian besar sebenarnya dapat dicegah melalui intervensi kesehatan dasar.

Aminuddin mengingatkan bahwa data kesehatan bukan sekadar angka statistik, melainkan merepresentasikan kehidupan nyata anak-anak yang membutuhkan perhatian dan perlindungan. Ia menekankan pentingnya melihat setiap data sebagai gambaran masa depan generasi muda Papua Barat yang harus dijaga hak-haknya.

“Jadi, Bapak Ibu sekalian, kita harus ingat bahwa di balik setiap angka itu ada anak-anak yang hidupnya sedang kita perjuangkan. Mereka bisa tertawa, mereka bisa bermain, tetapi ketika sakit, semua itu tidak bisa mereka lakukan dengan baik,” ujarnya di Manokwari, Selasa, 23 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa penguatan layanan kesehatan dasar seperti imunisasi, Posyandu, dan pencatatan kelahiran menjadi kunci dalam memastikan anak-anak mendapatkan hak-haknya secara utuh.

“Kalau kita ingin mewujudkan generasi emas Papua Barat, maka kita harus pastikan anak-anak ini sehat, mendapatkan imunisasi lengkap, gizi yang baik, dan juga tercatat secara administrasi. Karena tanpa itu, mereka bisa kehilangan hak dasarnya,” katanya.

Melalui momentum ini, UNICEF menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam memperkuat layanan kesehatan dasar, termasuk imunisasi, pemenuhan gizi, serta pencatatan administrasi kependudukan seperti akta kelahiran. Ia berharap gerakan “Ayo ke Posyandu” dapat menjadi pemicu lahirnya generasi emas Papua Barat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....