Manokwari Siap Sambut Pesparawi Nasional XIV, Panitia Matangkan Akomodasi

  • 18 Jun 2026 17:51 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Papua Barat menjadi tuan rumah pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional ke XIV Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 18 hingga 28 Juni 2026. Menjelang pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut, panitia terus mematangkan berbagai persiapan, terutama terkait akomodasi, transportasi lokal, penginapan, serta aspek teknis perlombaan.

Kepada sejumlah awak media pada Sabtu 13 Juni 2026, Ketua Harian Pesparawi Nasional XIV, Yacob Fonataba, mengatakan bahwa seluruh persiapan terus dikoordinasikan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta maupun tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia.

"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan kesiapan akomodasi, transportasi lokal, penginapan, serta seluruh kebutuhan teknis pelaksanaan lomba. Kami ingin seluruh peserta dan tamu yang datang ke Manokwari dapat terlayani dengan baik sehingga pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV berjalan sukses," ujar Yacob Fonataba.

Pembukaan Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026 di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari. Sementara itu, pelaksanaan lomba akan diawali dengan tahap uji pentas pada 22–23 Juni 2026 dan dilanjutkan dengan babak final pada 26–27 Juni 2026.

Kedatangan peserta dari seluruh provinsi dijadwalkan secara bertahap mulai 13 hingga 19 Juni 2026. Sedangkan tamu VVIP dan Pimpinan Pesta (PiP) dijadwalkan tiba pada 20 Juni 2026 bertepatan dengan pelaksanaan acara pembukaan.

Panitia juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat terkait kehadiran tamu-tamu kehormatan pada pembukaan Pesparawi, termasuk Presiden atau Wakil Presiden Republik Indonesia serta sejumlah menteri terkait. Menteri Agama RI diketahui telah dijadwalkan hadir dalam agenda nasional tersebut.

Melalui berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Pesparawi Nasional XIV diharapkan tidak hanya menjadi ajang pengembangan seni paduan suara gerejawi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah Papua Barat kepada peserta dan tamu dari seluruh Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....