Peserta JKN Rasakan Manfaat BPJS saat Jalani Perawatan Malaria

  • 17 Jun 2026 17:28 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya dialami Valentino Narsiso (39 Tahun), warga Kabupaten Manokwari, yang memperoleh layanan kesehatan saat menjalani perawatan akibat penyakit malaria di Rumah Sakit Bhayangkara Lodewijk Mandacan.

Valentino menceritakan, gejala awal yang dialaminya berupa demam disertai menggigil, sakit kepala hebat, serta kondisi tubuh yang semakin melemah. Melihat kondisinya terus memburuk, ia memutuskan untuk segera mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) guna mendapatkan penanganan medis.

Setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter, termasuk pengambilan sampel darah, Valentino dinyatakan positif terinfeksi malaria. Tim medis kemudian segera memberikan penanganan lanjutan dengan merawatnya di ruang rawat inap agar kondisi kesehatannya dapat dipantau secara intensif.

“Waktu itu badan saya sudah sangat lemas, kepala terasa sakit sekali, dan menggigil terus. Setelah diperiksa di IGD, ternyata saya positif malaria dan langsung dirawat di rumah sakit,” ujar Valentino.

Selama menjalani masa perawatan, Valentino mengaku tidak mengalami kendala dalam memperoleh pelayanan kesehatan sebagai peserta JKN. Menurutnya, seluruh proses pelayanan berlangsung cepat, sementara tenaga medis memberikan pendampingan secara profesional dan penuh perhatian.

Ia juga mengapresiasi fasilitas ruang perawatan yang dinilai bersih dan nyaman sehingga turut mendukung proses pemulihan kesehatannya. Pelayanan yang diterima membuat dirinya merasa lebih tenang dalam menjalani pengobatan.

“Saya bersyukur sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan. Semua pelayanan yang saya terima sangat baik, dokter dan perawat melayani dengan ramah. Saya juga tidak perlu memikirkan biaya pengobatan sehingga bisa fokus untuk sembuh,” katanya.

Valentino mengatakan dirinya bersama keluarga telah terdaftar sebagai peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang iurannya ditanggung pemerintah. Pengalaman tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa kepesertaan JKN memberikan perlindungan penting bagi masyarakat, khususnya di daerah yang masih memiliki risiko tinggi terhadap penyakit menular seperti malaria. Ia berharap program JKN terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa terbebani biaya pengobatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....