Pameran Kuliner Nusantara Jadi Magnet di HUT Teluk Bintuni

  • 09 Jun 2026 15:13 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni tahun ini menghadirkan suasana berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Salah satu yang paling menarik perhatian masyarakat adalah Pameran Kuliner Nusantara yang disediakan secara gratis bagi seluruh pengunjung.

Pameran tersebut menghadirkan lebih dari 20 lapak makanan khas dari berbagai suku, baik dari tujuh suku besar di Kabupaten Teluk Bintuni, suku-suku Papua lainnya, maupun berbagai suku Nusantara. Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian perayaan HUT ke-23 yang berlangsung di kawasan Gelanggang Argosigemerai, Selasa, 9 Juni 2026.

Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, bersama Wakil Bupati Joko Lingara dan sejumlah tamu undangan tampak berkeliling mengunjungi setiap lapak serta mencicipi aneka makanan tradisional yang disajikan.

Panitia menyediakan dua titik pameran kuliner yang berada di sisi kanan dan kiri tribun utama. Seluruh lapak terbuka untuk masyarakat yang ingin menikmati beragam makanan khas dari berbagai daerah.

Di sisi kiri tribun, pengunjung dapat menemukan makanan khas dari suku Moskona, Sough, Mado, Toraja dan beberapa suku lainnya. Sementara di sisi kanan tribun, tersaji kuliner khas suku Sebyar, Buton, Jawa, Ambon, serta sejumlah daerah Nusantara lainnya.

Usai meninjau seluruh lapak, Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan menikmati makan siang yang menyajikan beragam hidangan tradisional dari berbagai daerah. Menu yang disuguhkan antara lain karedok, sayur asam, bubur Manado, lapa-lapa khas Buton, nasi bambu, dan berbagai makanan tradisional lainnya.

Pameran Kuliner Nusantara mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan tamu undangan. Banyak pengunjung menilai kegiatan tersebut menjadi inovasi baru dalam perayaan HUT Kabupaten Teluk Bintuni karena untuk pertama kalinya makanan tradisional dari berbagai suku disajikan secara gratis kepada masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Teluk Bintuni, Haris Tahir, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, selain menjadi sarana mempererat kebersamaan, kegiatan itu juga mampu mendorong pemberdayaan pelaku UMKM lokal.

"Terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menghidupkan dan mengembangkan UMKM dalam perayaan HUT Teluk Bintuni. Jadi bukan hanya pemerintah yang bahagia, tetapi masyarakat secara keseluruhan juga ikut merasakan kebahagiaan," ujar Haris.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Teluk Bintuni, Andi Rosdiana. Ia menilai Pameran Kuliner Nusantara menjadi inovasi positif yang menampilkan kekayaan budaya dan kuliner dari berbagai suku yang hidup berdampingan di Teluk Bintuni.

"Ini inovasi yang luar biasa. Semua suku bisa menampilkan makanan tradisionalnya dan masyarakat dapat menikmatinya bersama. Good job untuk panitia HUT ke-23 tahun ini," katanya.

Sementara itu, perwakilan masyarakat Suku Sough, Marice Mencindan Anike Iba, mengaku senang karena dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi berbagai suku dalam pameran kuliner menunjukkan semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan Kabupaten Teluk Bintuni.

"Kami senang bisa ikut berpartisipasi. Selamat ulang tahun ke-23 untuk Kabupaten Teluk Bintuni," ucapnya.

Hal senada disampaikan Nurmila, perwakilan masyarakat Suku Buton yang turut menjajakan makanan khas daerahnya. Ia mengaku bangga karena masyarakat dari berbagai suku diberikan ruang untuk terlibat langsung dalam perayaan hari jadi daerah.

"Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah melibatkan kami secara langsung. Kami merasa diperhatikan dan menjadi bagian dari perayaan ini. Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa lebih besar lagi," katanya.

Pameran Kuliner Nusantara menjadi agenda baru dalam perayaan HUT Kabupaten Teluk Bintuni. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang didominasi pameran pembangunan oleh organisasi perangkat daerah (OPD), perayaan tahun ini lebih melibatkan masyarakat secara langsung melalui kekayaan budaya dan kuliner dari berbagai suku yang hidup di Kabupaten Teluk Bintuni.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....