HUT Ke-23, Teluk Bintuni Perkuat Pendidikan dan Kesehatan
- 09 Jun 2026 15:13 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Bintuni – Upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni berlangsung sederhana namun penuh khidmat di Gelanggang Argosigemerai SP 5, Selasa 9 Juni 2026. Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, sebagai Inspektur Upacara.
Meski sempat diguyur hujan deras, seluruh peserta tetap mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Dalam amanatnya, Bupati Yohanis Manibuy mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HUT ke-23 sebagai refleksi atas perjalanan pembangunan daerah sejak pemekaran dari Kabupaten Manokwari pada 2003.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para tokoh pemekaran, mantan bupati dan wakil bupati, serta seluruh pejuang pembangunan yang telah meletakkan fondasi kemajuan Kabupaten Teluk Bintuni. Menurut Yohanis, usia 23 tahun merupakan fase penting bagi sebuah daerah untuk memperkuat pondasi pembangunan dan melangkah menuju masa depan yang lebih maju.

Tema HUT ke-23 tahun ini, “Tangguh, Serasi, dan Bersinergi”, mencerminkan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun daerah yang kuat melalui kolaborasi dan kebersamaan. Pada sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program strategis.
“Tema ‘Tangguh, Serasi, dan Bersinergi’ menjadi semangat kita bersama untuk membangun Teluk Bintuni yang semakin maju melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan,” kata Yohanis Manibuy.
Tahun 2025–2026, pemerintah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp38 miliar untuk bantuan operasional pendidikan jenjang PAUD hingga SMA/SMK serta pendidikan kesetaraan. Selain itu, pemerintah daerah juga menjalankan Program Beasiswa Pendidikan Prabowo dan Indonesia Emas bagi mahasiswa asal Teluk Bintuni yang menempuh pendidikan tinggi di berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.

Saat ini terdapat 241 satuan pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK yang melayani 21.838 peserta didik di seluruh wilayah Kabupaten Teluk Bintuni. Layanan pendidikan tersebut didukung lebih dari 1.800 tenaga pendidik dan kependidikan.
“Investasi terbaik yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang adalah investasi di bidang pendidikan. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat akses dan kualitas pendidikan bagi anak-anak Teluk Bintuni,” tegasnya.
Di bidang kesehatan, pemerintah daerah terus memperkuat layanan kesehatan melalui 56 fasilitas kesehatan yang tersebar di 24 distrik. Layanan tersebut didukung oleh 42 dokter umum dan lima dokter gigi di tingkat puskesmas serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Bintuni.
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pemerintah juga telah membangun dan merehabilitasi lebih dari 40 rumah tenaga kesehatan, menyediakan sarana air bersih, serta melaksanakan puluhan proyek pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan di berbagai distrik.
“Pembangunan Teluk Bintuni bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi bagaimana menghadirkan pendidikan yang lebih baik, pelayanan kesehatan yang berkualitas, dan kesejahteraan yang dirasakan masyarakat hingga ke kampung-kampung,” ujar Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy.
Dari sisi pembangunan daerah, sejumlah indikator menunjukkan tren positif. Tingkat kemiskinan ekstrem tercatat turun menjadi 12,21 persen atau berkurang 5,86 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 18,07 persen. Pertumbuhan ekonomi juga meningkat sebesar 1,87 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik 0,53 poin dibanding tahun lalu.
Bupati Yohanis mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendorong kemajuan daerah.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung pada 15 Juli hingga 31 Agustus 2026. Data yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan tepat sasaran.
Mengakhiri amanatnya, Bupati Yohanis menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat hingga ke kampung-kampung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....