Menag Ajak Peserta Pesparawi Nasional Jaga Lingkungan dan Perkuat Persaudaraan
- 03 Jun 2026 23:55 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengajak seluruh peserta Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan selama pelaksanaan kegiatan di Manokwari, Papua Barat. Menurutnya, nilai keagamaan dan kepedulian terhadap alam harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Menag saat peluncuran (kick off) Pesparawi Nasional XIV di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa 2 Juni 2026. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan Pesparawi tahun ini mengusung konsep ramah lingkungan sekaligus mempererat persaudaraan antarumat beragama.
“Melalui Pesparawi Nasional XIV, kita ingin menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan beriringan sebagai fondasi pembangunan bangsa yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan, panitia akan menerapkan sejumlah langkah ramah lingkungan, seperti penggunaan tumbler pribadi, pengurangan sampah plastik sekali pakai, serta pengelolaan sampah selama kegiatan berlangsung.
Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berlangsung pada 18–28 Juni 2026 di Manokwari dan akan diikuti sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi. Mereka akan berkompetisi dalam 12 kategori lomba paduan suara gerejawi.
Selain menjadi ajang kompetisi, Pesparawi juga diharapkan menjadi sarana memperkuat kerukunan dan persatuan bangsa. Menag menilai keberagaman suara dalam paduan suara mencerminkan kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk namun tetap harmonis.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga memiliki nilai spiritual yang penting bagi umat Kristiani. Melalui lagu-lagu gerejawi yang dilantunkan, para peserta diharapkan dapat semakin memperdalam penghayatan iman dan memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pesparawi mengingatkan bahwa harmoni tidak lahir dari keseragaman. Harmoni tercipta ketika berbagai suara yang berbeda mampu berpadu dalam satu tujuan yang sama. Semangat inilah yang harus terus kita rawat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Jeane Marie Tulung, mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV telah mulai dilakukan sesuai regulasi yang berlaku. Penetapan Papua Barat sebagai tuan rumah telah dituangkan dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 19 dan Keputusan Menteri Agama Nomor 285 Tahun 2025.
Menurut Jeane, pelaksanaan kick off menjadi penanda dimulainya seluruh tahapan persiapan menuju perhelatan nasional tersebut. Ia berharap dukungan dari berbagai pihak dapat memastikan Pesparawi Nasional XIV berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi masyarakat serta kehidupan kerukunan umat beragama di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....