BPJS Kesehatan Gandeng SPPG Papua Barat, Perluas Perlindungan JKN

  • 03 Jun 2026 23:56 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – BPJS Kesehatan bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Papua Barat memperkuat kolaborasi dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui penandatanganan perjanjian kerja sama untuk pendaftaran relawan SPPG sebagai peserta JKN.

Kesepakatan tersebut ditandatangani dalam Forum Komunikasi Implementasi Strategi Penguatan Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta Menuju Universal Health Coverage (UHC) Berkualitas yang berlangsung di Kantor Gubernur Papua Barat, Rabu 3 Juni 2026.

Deputi Direksi Wilayah XII BPJS Kesehatan, Sawal Sani Tarigan, menegaskan bahwa keberhasilan program pemenuhan gizi membutuhkan dukungan tenaga relawan yang sehat dan terlindungi. Karena itu, jaminan kesehatan bagi para relawan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan layanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kerja sama antara BPJS Kesehatan dan SPPG menjadi langkah konkret dalam memperluas cakupan perlindungan kesehatan sekaligus mendukung pelaksanaan program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam forum yang sama, BPJS Kesehatan juga menjalin kerja sama Program Donasi Reaktivasi Peserta dengan Perkumpulan Rumah Besar Flobamora (PRBF) Papua Barat, Alexander Hotel, dan Rumah Makan Klaten. Melalui program tersebut, sejumlah peserta JKN yang kepesertaannya tidak aktif akan dibantu untuk kembali mendapatkan perlindungan kesehatan.

"Kerja sama ini menunjukkan bahwa keberlangsungan Program JKN memerlukan dukungan dan partisipasi semua pihak. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga badan usaha, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan masyarakat," ujar Sawal.

Ia menambahkan, Papua Barat hingga kini mampu mempertahankan status UHC berkat komitmen pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat tetap terjaga.

Sementara itu, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Papua Barat, Syors Alberth Ortisanz Marani, menilai sinergi antara BPJS Kesehatan dan SPPG menjadi langkah strategis karena menghubungkan perlindungan kesehatan dengan upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat.

"Penandatanganan kerja sama ini memiliki arti penting karena menyatukan dua agenda pembangunan yang saling mendukung, yaitu jaminan kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia," kata Syors.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam program donasi reaktivasi kepesertaan JKN.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Flobamora Papua Barat, Alexander Hotel, dan Rumah Makan Klaten atas kontribusinya dalam membantu masyarakat memperoleh kembali akses perlindungan kesehatan melalui Program JKN. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan semangat gotong royong di Papua Barat," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....