Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Usung Semangat Pelestarian Lingkungan

  • 04 Jun 2026 13:05 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Jakarta – Perhelatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan berlangsung di Manokwari, Papua Barat, pada 18–28 Juni 2026 tidak hanya menjadi ajang seni musik gerejawi berskala nasional, tetapi juga membawa pesan kuat tentang kepedulian terhadap lingkungan dan penguatan persatuan bangsa.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar saat membuka rangkaian persiapan Pesparawi Nasional XIV melalui kegiatan Kick Off yang digelar secara hybrid di kantor Kementerian Agama, Jakarta pada Selasa, 2 Juni 2026. Kegiatan itu menjadi penanda dimulainya berbagai tahapan menuju pelaksanaan acara yang akan mempertemukan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Menurut Nasaruddin, penyelenggaraan kegiatan keagamaan saat ini perlu memberi kontribusi nyata terhadap isu-isu kemanusiaan, termasuk pelestarian lingkungan hidup. Karena itu, Pesparawi Nasional XIV mengangkat konsep ramah lingkungan yang akan diterapkan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

“Melalui Pesparawi Nasional XIV, kita ingin menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan beriringan sebagai fondasi pembangunan bangsa yang berkelanjutan,” kata Nasaruddin Umar.

Ia menjelaskan, sejumlah langkah akan diterapkan untuk mengurangi dampak lingkungan, antara lain penggunaan botol minum isi ulang, pembatasan plastik sekali pakai, pengelolaan sampah yang lebih baik, serta penerapan pola hidup yang lebih berkelanjutan selama kegiatan berlangsung.

Selain mengusung isu lingkungan, Nasaruddin Umar menilai Pesparawi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga bangsa melalui seni paduan suara gerejawi. Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan yang perlu terus dirawat melalui semangat kebersamaan dan saling menghormati.

“Pesparawi mengingatkan bahwa harmoni tidak lahir dari keseragaman. Harmoni tercipta ketika berbagai suara yang berbeda mampu berpadu dalam satu tujuan yang sama. Semangat inilah yang harus terus kita rawat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Pesparawi Nasional XIV juga diharapkan memberi dampak positif terhadap penghayatan nilai-nilai keagamaan peserta. Kegiatan ini akan diikuti sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi yang akan berkompetisi dalam 12 kategori lomba. Sementara itu, Direktur Jenderal Bimas Kristen, Jeane Marie Tulung, mengatakan pelaksanaan Kick Off menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, gereja, dan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari berjalan sukses serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....