Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Usung Semangat Harmoni

  • 03 Jun 2026 05:23 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari– Kementerian Agama Republik Indonesia resmi memulai rangkaian persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan berlangsung di Manokwari, Papua Barat, pada 18–28 Juni 2026. Ajang nasional yang akan diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia tersebut mengangkat tema “Pesparawi Nasional Ramah Lingkungan”.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengatakan penyelenggaraan Pesparawi tahun ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan seni musik gerejawi, tetapi juga sarana membangun kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap alam merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami ingin menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan harus berjalan beriringan sebagai fondasi pembangunan bangsa yang berkelanjutan,” kata Nasaruddin Umar saat acara Kick Off Pesparawi Nasional XIV yang digelar secara hybrid dari Jakarta.

Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, panitia akan menerapkan sejumlah kebijakan ramah lingkungan selama kegiatan berlangsung. Peserta dan panitia didorong menggunakan tumbler pribadi, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata.

Selain mengedepankan isu lingkungan, Pesparawi juga diharapkan menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan persatuan bangsa. Menag menilai keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan yang harus terus dirawat melalui semangat kebersamaan.

“Harmoni tidak lahir dari keseragaman, melainkan ketika berbagai suara berbeda mampu berpadu dalam satu tujuan. Semangat inilah yang harus terus kita rawat dalam berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Jeane Marie Tulung, menyebut pelaksanaan Kick Off menjadi penanda dimulainya seluruh tahapan persiapan menuju penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat.

Ia menegaskan keberhasilan kegiatan tersebut memerlukan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pengembangan Pesparawi, gereja, hingga masyarakat.

“Kami berharap dukungan dan kolaborasi semua pihak agar penyelenggaraan ini sukses dan memberi manfaat luas bagi umat, masyarakat, serta bangsa Indonesia,” ujar Jeane.

Pesparawi Nasional XIV diperkirakan akan diikuti sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Para peserta akan berkompetisi dalam 12 kategori lomba yang menampilkan kekayaan seni musik gerejawi sekaligus keberagaman budaya Nusantara.

Melalui penyelenggaraan di Papua Barat, pemerintah berharap Pesparawi tidak hanya menjadi ajang kompetisi paduan suara, tetapi juga simbol moderasi beragama, persaudaraan, serta komitmen bersama menjaga lingkungan hidup demi masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....