JKN Jadi Andalan Pasien Diabetes untuk Berobat Rutin
- 30 Mei 2026 04:10 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya bagi penderita penyakit kronis seperti Diabetes Melitus (DM) yang membutuhkan pengobatan dan pengawasan kesehatan secara rutin. Kehadiran program tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan tanpa terbebani biaya besar.
Salah satu peserta JKN yang merasakan langsung manfaat layanan kesehatan tersebut adalah Saharuddin (57 Tahun), warga penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI JK). Ia mengaku telah beberapa kali menjalani pengobatan akibat penyakit diabetes yang dideritanya dan selalu mendapatkan pelayanan yang baik di fasilitas kesehatan.
Saharuddin menuturkan, sebelum mengetahui dirinya mengidap Diabetes Melitus, ia sering mengalami kondisi tubuh lemas, mudah lelah, dan sakit kepala. Awalnya ia mengira keluhan tersebut hanya akibat aktivitas sehari-hari, hingga akhirnya menjalani pemeriksaan medis dan mendapat penanganan dari tenaga kesehatan.
“Awalnya saya pikir hanya kelelahan biasa, tetapi setelah diperiksa ternyata saya terkena diabetes. Sejak rutin berobat dan kontrol, kondisi saya jauh lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan selama menjalani pengobatan menggunakan JKN. Menurutnya, seluruh proses pelayanan berjalan lancar tanpa biaya tambahan maupun keharusan membeli obat di luar fasilitas kesehatan.
Selain membantu pembiayaan pengobatan, Saharuddin menilai pelayanan yang ramah dari petugas kesehatan membuat pasien merasa lebih nyaman saat menjalani perawatan. Hal tersebut dinilai penting bagi penderita penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang.
“Sebagai pasien diabetes saya merasa sangat terbantu karena pelayanan baik, obat tersedia, dan tidak ada biaya tambahan. Petugas kesehatan juga melayani dengan ramah,” katanya.
Saharuddin juga mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan bagi peserta dengan penyakit seperti hipertensi dan Diabetes Melitus. Program tersebut bertujuan membantu peserta menjaga kondisi kesehatan tetap stabil melalui pengawasan dan edukasi rutin.
Dalam pelaksanaannya, Prolanis menghadirkan berbagai kegiatan seperti senam kesehatan, konsultasi medis, edukasi pola hidup sehat, hingga pemberian obat secara berkala. Menurut Saharuddin, kegiatan tersebut sangat membantu peserta dalam menjaga kondisi tubuh tetap terkontrol sesuai anjuran dokter.
Selain itu, peserta JKN juga dapat memanfaatkan layanan skrining kesehatan secara gratis untuk mendeteksi risiko penyakit tertentu, termasuk diabetes. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan risiko sedang hingga tinggi, peserta dapat melakukan pemeriksaan gula darah tanpa dipungut biaya tambahan.
Saharuddin berharap Program JKN terus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin banyak masyarakat terbantu, terutama mereka yang membutuhkan pengobatan rutin dan jangka panjang. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya memiliki jaminan kesehatan.
“Program JKN sangat membantu kami yang harus menjalani pengobatan rutin. Saya berharap pelayanannya terus ditingkatkan dan masyarakat semakin sadar pentingnya jaminan kesehatan,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....