Revitalisasi Sekolah Hadir untuk SD Terpencil di Masni Utara

  • 30 Mei 2026 04:14 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Sekolah-sekolah di wilayah terpencil Papua Barat mulai mendapat perhatian dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026. Salah satu sekolah yang menerima bantuan tersebut adalah SD Negeri 75 Kerney di Kampung Prafi Barat, Distrik Masni Utara, Kabupaten Manokwari.

Program revitalisasi yang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah itu disambut antusias pihak sekolah karena dinilai sangat membantu peningkatan sarana belajar di daerah pinggiran. Bantuan tersebut mencakup pembangunan ruang kelas baru hingga rehabilitasi sejumlah fasilitas penunjang pendidikan.

Kepala SD Negeri 75 Kerney, Serli Juli Rumpedai, mengatakan bantuan revitalisasi menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap sekolah-sekolah yang berada jauh dari pusat kota dan memiliki keterbatasan fasilitas.

Ia mengaku bersyukur karena selama bertugas di sekolah tersebut, baru kali ini SD Negeri 75 Kerney memperoleh bantuan langsung dari pemerintah pusat untuk pengembangan fasilitas pendidikan.

“Ini menjadi kebanggaan sekaligus rasa syukur bagi kami karena akhirnya sekolah kami mendapat perhatian. Selama ini kami belum pernah menerima bantuan seperti ini,” ujar Serli.

Adapun bantuan yang diterima meliputi pembangunan satu unit ruang kelas baru, pembangunan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), rehabilitasi ruang belajar, perbaikan ruang administrasi, hingga pembenahan fasilitas toilet sekolah.

Menurut Serli, kondisi sarana prasarana sebelumnya cukup memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan segera agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan aman bagi para siswa.

Ia menuturkan, kerusakan toilet sekolah sempat mengganggu aktivitas peserta didik. Karena itu, revitalisasi yang dilakukan pemerintah diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan belajar di sekolah tersebut.

“Dengan adanya bantuan ini anak-anak bisa belajar lebih nyaman dan lingkungan sekolah menjadi lebih baik,” katanya.

Serli menjelaskan, usulan bantuan revitalisasi telah diajukan pihak sekolah sejak tahun 2025 melalui pembaruan data Dapodik serta penyampaian berbagai kebutuhan prioritas sekolah kepada pemerintah pusat.

Selain bantuan yang saat ini diterima, pihak sekolah juga berharap adanya dukungan lanjutan untuk pembangunan pagar sekolah. Pasalnya, area sekolah masih sering dimasuki ternak sapi yang merusak tanaman dan mengotori lingkungan sekolah.

“Kami berharap ke depan ada bantuan pembangunan pagar sekolah karena lingkungan kami masih sering dimasuki ternak,” ungkapnya.

Tak hanya itu, SD Negeri 75 Kerney juga berharap pemerintah dapat memberikan dukungan fasilitas pendidikan lain seperti laboratorium komputer serta perhatian terhadap kesejahteraan guru yang bertugas di daerah terpencil.

Pihak sekolah berharap seluruh proses pembangunan revitalisasi yang mulai dikerjakan tahun ini dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh siswa maupun tenaga pendidik di SD Negeri 75 Kerney.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....