Mendikdasmen Sebut SMAMCo Papua Barat Terobosan Pendidikan Nasional
- 30 Mei 2026 22:17 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menilai kehadiran SMA Muhammadiyah Conservation (SMACO) Papua Barat dapat menjadi rujukan pengembangan pendidikan berbasis lingkungan di tingkat nasional. Sekolah tersebut dinilai menghadirkan konsep pendidikan yang mengintegrasikan nilai keagamaan, kebijakan pendidikan nasional, dan budaya lokal Papua Barat.
Prof Abdul Mu’ti pada Kamis 28 Mei 2026 menyebut, bahwa konsep conservation school yang diterapkan Muhammadiyah menjadi terobosan penting dalam dunia pendidikan Indonesia.
“Model pendidikan seperti ini perlu dikembangkan lebih luas karena memadukan visi teologi, kebijakan pendidikan nasional, dan kearifan lokal,” ujarnya.
Menurutnya, SMAMCo tidak hanya hadir sebagai sekolah baru, tetapi juga membawa identitas dan karakter khas yang membedakannya dari sekolah lain. Ia menekankan sekolah harus menjadi ruang pembentukan budaya belajar dan karakter peserta didik, bukan sekadar tempat transfer ilmu pengetahuan.
SMAMCo diketahui menjadi satu-satunya sekolah berbasis conservation school milik Muhammadiyah di Indonesia. Kehadiran sekolah tersebut menjadi bagian dari penguatan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Abdul Mu’ti juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat dan jajaran Muhammadiyah atas dukungan terhadap pembangunan sekolah tersebut. Ia menyebut proses pembangunan berjalan lebih cepat dari target yang telah direncanakan.
Ia menambahkan, pengembangan SMAMCo sejalan dengan arah kebijakan pendidikan Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan karakter peserta didik selain capaian akademik.
" Saya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan Muhammadiyah karena pembangunan sekolah ini dapat diselesaikan lebih awal,” tambahnya.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, lanjut Abdul Mu’ti, juga menempatkan kawasan Indonesia timur sebagai prioritas pembangunan pendidikan guna mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan nasional.
Selain pembangunan sarana pendidikan, pemerintah mendorong lahirnya generasi yang memiliki kecerdasan ekologis dan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, pendidikan berbasis konservasi menjadi penting di tengah tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....