Pemprov Papua Barat Gandeng Investor Tiongkok Kembangkan PLTSa di Manokwari

  • 27 Mei 2026 14:11 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari — Pemerintah Provinsi Papua Barat terus mendorong pengembangan energi ramah lingkungan melalui rencana kerja sama investasi pengolahan sampah menjadi listrik bersama investor asal Tiongkok.

Nilai investasi proyek waste to energy (WTE) tersebut diperkirakan mencapai 300 juta dolar AS atau setara lebih dari Rp5 triliun.

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, mengatakan pembahasan awal kerja sama dilakukan saat dirinya bertemu investor Tiongkok di Jakarta pada Jumat, 23 Mei 2026.

“Pertemuan tersebut membahas peluang pengelolaan sampah menjadi energi hijau di Papua Barat,” ujarnya.

Menurut dia, investor menunjukkan minat besar terhadap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang dinilai memiliki prospek jangka panjang bagi daerah. Dalam skema yang ditawarkan, investor akan menyediakan dukungan pembiayaan, teknologi, rekayasa pembangunan, hingga sistem operasional sehingga dapat mengurangi beban anggaran pemerintah daerah.

Pemprov Papua Barat, lanjut Lakotani, akan mendukung proyek tersebut melalui percepatan proses perizinan, penyediaan lahan sekitar lima hektare, dan jaminan pasokan sampah hingga 1.000 ton per hari.

Sampah yang diolah nantinya akan menghasilkan energi listrik untuk dijual kepada PLN dan disalurkan kepada masyarakat.

“Pembahasan terkait pembagian keuntungan antara perusahaan dan pemerintah daerah akan dilakukan lebih lanjut sebelum penandatanganan kerja sama,” katanya.

Ia menilai proyek pengolahan sampah menjadi energi tidak hanya membantu mengurangi persoalan sampah perkotaan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui pembukaan lapangan kerja dan transfer teknologi.

Selain itu, proyek tersebut diharapkan mampu mendukung ketersediaan energi bersih sekaligus meningkatkan pendapatan daerah di Papua Barat. Pertemuan tersebut turut dihadiri Executive Director Huachuang Investment Jasmine Li, pimpinan CITIC Construction Indonesia, serta Penasihat Khusus Gubernur Papua Barat Tony Aditya.

Delegasi investor asal Tiongkok dijadwalkan melakukan kunjungan ke Manokwari pada Juni mendatang untuk melakukan peninjauan lokasi dan membahas tahapan teknis awal proyek kerja sama tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....