Sekda Papua Barat Minta Evaluasi Distribusi LPG ke Manokwari

  • 21 Mei 2026 14:49 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari — Sekretaris Daerah Papua Barat, Ali Baham Temongmere meminta evaluasi menyeluruh terhadap distribusi LPG di Kota Manokwari dan wilayah Papua Barat guna mengatasi persoalan kelangkaan serta tingginya harga gas elpiji di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ali Baham Temongmere saat membahas kondisi pasokan LPG di Papua Barat pada selasa 19 Mei 2026. Menurutnya, pemerintah daerah perlu memperhatikan jalur distribusi agar biaya pengangkutan dapat ditekan sehingga harga LPG tetap terjangkau.

“Kondisi LPG kita di Kota Manokwari dan tentunya juga untuk Papua Barat perlu dievaluasi. Saya minta agar dalam rapat nanti juga dibahas terkait distribusi LPG untuk Papua Barat,” kata Ali Baham Temongmere.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi sementara, distribusi LPG dari Ambon dinilai lebih mahal dibandingkan pengiriman dari Surabaya. Padahal secara jarak, Surabaya lebih jauh dibanding Ambon.

“Kalau dihitung, LPG yang diangkut dari Ambon justru lebih mahal dibandingkan dari Surabaya. Karena transportasi dari Ambon tidak semudah dari Surabaya, sehingga dari sisi biaya masih lebih murah dari Surabaya,” ujarnya.

Sekda berharap pembahasan mengenai jalur distribusi LPG dapat menjadi perhatian bersama, sehingga persoalan yang dihadapi masyarakat tidak hanya soal kelangkaan, tetapi juga kestabilan harga.

“Jadi LPG kita bukan hanya soal kelangkaan saja, tetapi bagaimana harganya juga tidak terlalu meningkat atau tinggi di masyarakat,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi Papua Barat berencana melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait untuk mencari solusi distribusi LPG yang lebih efektif dan efisien bagi wilayah Papua Barat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....