Menjelang Idul Adha Harga Daging Sapi di Pasar Wosi Relatif Stabil
- 19 Mei 2026 19:37 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari — Harga daging sapi di Pasar Wosi menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 masih relatif stabil. Meski demikian, pedagang mulai mengeluhkan keterbatasan pasokan ternak akibat tingginya persaingan distribusi sapi ke sejumlah daerah di Papua.
Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Wosi, Ngadio, mengatakan hingga saat ini harga daging belum mengalami perubahan signifikan. Kenaikan harga biasanya baru terjadi mendekati hari raya.
“Kalau sekarang masih normal. Biasanya dua hari sebelum lebaran baru naik sekitar Rp. 10.000 per kilo,” ujarnya.
Saat ini, harga daging sapi dijual sekitar Rp. 150.000 kilogram. Sementara tulang rusuk dipasarkan dengan harga Rp. 110.000 per kilogram dan bagian jeroan seperti hati, limpa, jantung, serta lidah dijual Rp. 100.000 per kilogram.
Menurut Ngadio, stok sapi di Manokwari mulai terbatas karena banyak pemasok memilih menjual ternak ke daerah lain seperti Nabire dan Sorong yang dinilai memiliki persaingan harga lebih tinggi.
“Sapi sekarang lebih banyak ke Nabire dan Sorong. Jadi di Manokwari susah dapat sapi, apalagi kalau tidak berani bersaing harga,” katanya.
Ia menambahkan harga sapi hidup juga mengalami kenaikan tergantung ukuran ternak. Untuk sapi ukuran sedang, harga per ekor dapat mencapai sekitar Rp16 juta, sedangkan ukuran besar dijual lebih tinggi.
Meski menghadapi keterbatasan pasokan, pedagang berharap penjualan daging sapi menjelang Idul Adha tetap meningkat. Mereka juga berharap distribusi ternak ke Manokwari kembali lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi selama momentum hari raya kurban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....