Atraksi Bambu Gila Pukau Warga di HUT Pattimura ke-209 di Manokwari
- 16 Mei 2026 19:10 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari — Atraksi tradisional Bambu Gila memukau masyarakat dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pattimura ke-209 yang berlangsung di RTP Borarsi, Manokwari pada Jumat, 15 Mei 2026.
Atraksi Bambu Gila atau yang dikenal juga dengan nama bulu gila dan bara suwen diperagakan oleh tujuh pria yang berusaha mengendalikan sebilah bambu yang bergerak liar seolah memiliki kekuatan sendiri. Pertunjukan dipandu seorang pawang yang membacakan mantra sambil membakar kemenyan sebagai bagian dari ritual adat.
Dalam proses pertunjukan, bambu terlebih dahulu diasapi menggunakan kemenyan sebelum dipegang para pemain. Tidak lama kemudian, bambu mulai bergerak liar dan semakin sulit dikendalikan. Para pemain harus bekerja sama menahan gerakan bambu yang terus bergerak ke berbagai arah.
Atraksi tersebut sontak mendapat tepuk tangan meriah dari masyarakat yang hadir. Selain menjadi hiburan budaya, penampilan Bambu Gila juga mengandung nilai filosofi tentang kekompakan, semangat gotong royong atau masohi, serta penghormatan terhadap warisan leluhur Maluku.
Bambu Gila merupakan tradisi yang berkembang di wilayah Kepulauan Maluku, khususnya Maluku Tengah seperti Desa Morela serta wilayah Maluku Utara seperti Ternate dan Tidore. Pada masa lampau, atraksi ini dipercaya digunakan sebagai sarana spiritual dan membantu pekerjaan berat, termasuk memindahkan perahu kora-kora saat masa peperangan.
Peringatan HUT Pattimura ke-209 di Manokwari tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan Kapitan Pattimura, tetapi juga sebagai ajang mempererat persaudaraan masyarakat Maluku dan Papua melalui pelestarian budaya tradisional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....