Rumah Pintar Manokwari Bangun Karakter Anak lewat Literasi
- 10 Mei 2026 12:19 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Rumah Pintar Manokwari terus menjadi ruang belajar alternatif bagi anak-anak di Kabupaten Manokwari. Tidak hanya menghadirkan pendidikan nonformal, komunitas ini juga berupaya membangun kepercayaan diri dan karakter anak melalui berbagai kegiatan belajar.
Salah satu pengajar Rumah Pintar Manokwari, Dessy Natalya Soplantila, mengungkapkan tantangan terbesar dalam proses mengajar lebih banyak berkaitan dengan pengelolaan karakter anak-anak yang masih berada pada usia dini.
Menurut Dessy, anak-anak kerap mudah tersinggung saat berinteraksi dengan teman sebaya. Hal-hal kecil seperti saling meminjam alat tulis atau bercanda sering memicu pertengkaran hingga tangisan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para pengajar dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif.
“Karena yang kami hadapi masih anak-anak, jadi harus benar-benar sabar dalam mengatur mereka agar bisa disiplin dan tidak saling mengganggu saat belajar,” ujar Dessy.
Meski demikian, Dessy mengaku dukungan orang tua terhadap kegiatan belajar di Rumah Pintar cukup besar. Ia mengatakan sejauh ini tidak ada orang tua yang melarang anaknya mengikuti kegiatan belajar, bahkan sebagian besar justru memberikan dukungan penuh.
Menurutnya, para orang tua lebih memilih anak-anak mereka menghabiskan waktu untuk belajar dibanding terlalu banyak bermain atau menggunakan telepon genggam. Selain membantu anak memperoleh pengetahuan tambahan, Rumah Pintar juga dinilai menjadi wadah pembinaan karakter bagi anak-anak.
Dessy berharap keberadaan Rumah Pintar ke depan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah di Manokwari. Hal tersebut dinilai penting agar semakin banyak anak, khususnya yang putus sekolah atau belum memperoleh pendidikan layak, dapat kembali mendapatkan akses belajar.
Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap anak-anak yang belum memperoleh pendidikan secara maksimal. Menurutnya, masih banyak anak di luar sana yang membutuhkan ruang belajar dan pendampingan agar dapat meraih cita-cita mereka.
“Harapan kami, anak-anak ini bisa lebih percaya diri, berani berbicara di depan banyak orang, dan mampu menggapai cita-cita mereka di masa depan,” katanya.
Bagi anak-anak maupun masyarakat yang ingin bergabung dengan Rumah Pintar Manokwari, Dessy menjelaskan prosesnya cukup mudah. Calon peserta maupun pengajar dapat menghubungi pengelola terlebih dahulu untuk mendapatkan pembinaan awal sebelum bergabung dalam kegiatan belajar bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....