Kesejahteraan Petani Berbeda, Papua Barat Naik Papua Barat Daya Turun
- 05 Mei 2026 23:31 WIB
- Manokwari
RRI. CO. ID, Manokwari - Perkembangan kesejahteraan petani di Papua Barat dan Papua Barat Daya pada April 2026 menunjukkan arah yang berbeda. Hal ini terlihat dari pergerakan Nilai Tukar Petani (NTP) di kedua wilayah.
Kepala BPS Papua Barat, Merry, menyampaikan bahwa NTP Papua Barat mengalami kenaikan menjadi 103,29. NTP Papua Barat naik 1,66 persen dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya harga komoditas yang diterima petani. Di antaranya sapi potong, ikan tenggiri, tomat, dan ikan cakalang.
“Subsektor perikanan tangkap menjadi penyumbang terbesar kenaikan NTP,” ujar Merry.
Selain itu, Nilai Tukar Usaha Pertanian Papua Barat juga meningkat menjadi 110,06. Hal ini menunjukkan kondisi usaha petani yang relatif membaik.Sebaliknya, Papua Barat Daya mengalami penurunan NTP menjadi 97,33.
“Penurunan ini dipengaruhi turunnya harga komoditas hortikultura seperti buncis dan sayuran hijau,” katanya.
Penurunan juga terjadi pada NTUP yang turun sekitar 2,98 persen.
“Artinya, tekanan biaya dan harga komoditas masih mempengaruhi kesejahteraan petani di wilayah tersebut,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....