MTsN Manokwari Raih Predikat Adiwiyat di Hardiknas 2026

  • 02 Mei 2026 17:36 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Prestasi membanggakan diraih MTsN Manokwari setelah ditetapkan sebagai sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Manokwari. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Bupati Manokwari dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Penyerahan piagam berlangsung dalam upacara bendera yang dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tenaga pendidik, serta ratusan pelajar. Dalam kesempatan itu, MTsN Manokwari mencatatkan nilai tinggi, yakni 99,33 persen, sekaligus membuka peluang melaju ke tingkat nasional.

Capaian tersebut tidak lepas dari komitmen madrasah dalam mengimplementasikan program Adiwiyata. Program ini diarahkan untuk membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan melalui integrasi nilai-nilai ekologis dalam kegiatan belajar maupun aktivitas harian.

Berbagai langkah konkret dilakukan, mulai dari pengelolaan sampah berbasis prinsip reduce, reuse, recycle, penanaman pohon, hingga upaya penghematan air dan energi. Program ini tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga gerakan berkelanjutan dalam membangun budaya ramah lingkungan.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat, Barnabas Dowansiba, memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu berkontribusi tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pelestarian lingkungan.

“MTsN Manokwari telah menjadi contoh dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan spiritual, tetapi juga peduli terhadap lingkungan,” kata Barnabas.

Barnabas menegaskan dukungan penuh Kanwil Kemenag Papua Barat agar MTsN Manokwari dapat melanjutkan prestasi hingga tingkat nasional. Ia berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi madrasah lain di wilayah timur Indonesia untuk terus berprestasi.

Sementara itu, Plt Kepala Kemenag Kabupaten Manokwari, I Gusti Ketut Suardana, menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kerja sama seluruh pihak. Ia menyebut madrasah telah menunjukkan keseriusan melalui pembentukan tim Adiwiyata dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

Kepala MTsN Manokwari, Agus, menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi seluruh warga madrasah dalam menjadikan lingkungan sebagai bagian dari nilai pendidikan dan keagamaan.

“Program ini bukan sekadar kegiatan, tetapi telah menjadi budaya yang mendorong terwujudnya madrasah hijau, bersih, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ke depan, MTsN Manokwari terus mempersiapkan diri menghadapi penilaian tingkat nasional dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor, khususnya bersama Dinas Lingkungan Hidup sebagai tim pembimbing. Upaya ini diharapkan dapat mengantarkan madrasah meraih prestasi lebih tinggi di tingkat nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....