BNNP Papua Barat Gandeng Sekolah Tekan Penyalahgunaan Narkoba

  • 30 Apr 2026 18:18 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua Barat terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui kerja sama dengan dunia pendidikan. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah penerapan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) di sekolah-sekolah.

Penyuluh Ahli Pertama BNNP Papua Barat, Victor Y. Patty, S.Sos, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan pihak sekolah menjadi strategi penting dalam membangun kesadaran sejak dini terkait bahaya narkotika.

Menurutnya, selain program sosialisasi yang selama ini dilakukan, BNNP Papua Barat kini tengah mengembangkan pendekatan yang lebih sistematis melalui integrasi materi anti narkoba ke dalam kurikulum pendidikan.

“Kami sedang menyiapkan integrasi kurikulum anti narkoba yang nantinya akan masuk dalam proses pembelajaran di sekolah, sehingga edukasi tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi, tetapi juga menjadi bagian dari materi pelajaran,” jelasnya.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama dengan Kementerian Pendidikan di tingkat pusat. Dalam implementasinya, BNNP Papua Barat akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif.

Ia menjelaskan, dalam penerapan kurikulum ini, tidak hanya penyuluh BNN yang akan memberikan materi, tetapi juga para guru akan dilibatkan sebagai mitra dalam menyampaikan edukasi kepada siswa secara berkelanjutan.

Dengan demikian, materi tentang bahaya narkoba dapat disampaikan secara lebih intens dan terstruktur melalui kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Victor menambahkan, untuk tahap awal, program ini akan diterapkan secara bertahap melalui skema percontohan atau pilot project di sejumlah sekolah.

Salah satu sekolah yang direncanakan menjadi lokasi uji coba adalah SMA Negeri 1 Manokwari, sebelum nantinya diperluas ke jenjang pendidikan lainnya.

Melalui program ini, BNNP Papua Barat berharap kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkotika dapat semakin meningkat, sehingga mampu mencegah penyalahgunaan sejak usia dini dan menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat serta bebas narkoba.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....