DPRP Papua Barat Kawal Evaluasi Total SMA Taruna Kasuari Nusantara

  • 28 Apr 2026 12:00 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – DPR Papua Barat memastikan akan mengawal proses evaluasi menyeluruh di SMA Taruna Kasuari Nusantara (TKN) Manokwari menyusul insiden pengeroyokan antar-siswa yang terjadi beberapa waktu lalu. Pengawasan dilakukan guna memastikan pembenahan manajemen sekolah berjalan optimal. Hal ini di katakan oleh Ketua DPRP Papua Barat, Orgenes Wonggor pada Senin, 27 April 2026.

Kepada sejumlah awak media dirinya menegaskan, bahwa lembaganya menjalankan fungsi pengawasan terhadap sekolah unggulan tersebut agar kualitas pendidikan tetap terjaga.

“Pada prinsipnya kami DPR akan melakukan pengawasan dan mengawal evaluasi menyeluruh di SMA TKN,”ujarnya.

Menurutnya, evaluasi menjadi langkah penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap SMA Taruna Kasuari Nusantara sebagai sekolah unggulan di Papua Barat. Ia berharap pembenahan yang dilakukan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi para siswa.

“Evaluasi ini penting agar sekolah bisa kembali menjadi unggulan dan memberikan pelayanan pendidikan yang baik,” tambahnya.

Orgenes juga meminta pihak terkait menelusuri secara mendalam kondisi internal sekolah guna mengetahui akar persoalan yang memicu terjadinya insiden tersebut. Ia menilai aspek manajemen sekolah hingga ketersediaan sarana dan prasarana perlu mendapat perhatian serius.

“Kita perlu melihat kondisi internal sekolah, apakah ada masalah yang perlu dibenahi. Kekurangan di dalam sekolah harus menjadi perhatian,” tuturnya.

Selain itu, DPRP Papua Barat mendorong pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan operasional sekolah, mulai dari pemenuhan fasilitas belajar, tenaga pendidik, hingga dukungan anggaran.

“Kekurangan seperti fasilitas, tenaga kerja maupun anggaran harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam keberlanjutan sekolah unggulan tersebut,” ucapnya.

DPRP Papua Barat berharap proses evaluasi dapat memperkuat sistem pengawasan dan keamanan di lingkungan sekolah sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....